Politik Pemerintahan

Di Atas Gunung Perkul, Bos Lumba-Lumba Yakin LADUB Menang Pilkada

Malang (beritajatim.com) – Bos keripik singkong Lumba-Lumba, H. Sucipto Hadi Wijoyo, menjatuhkan pilihan untuk mendukung Paslon nomer urut 2 Lathifah Shohib – Didik Budi Muljono (LADUB) di Pilbup Malang 2020.

Kepastian dukungan itu diberikan langsung pengusaha sukses dari Malang Selatan, Rabu (4/11/2020) siang, dari atas Gunung Perkul.

Gunung Perkul adalah salah satu kediaman H.Sucipto Hadi Wijoyo, atau akrab disapa Pak Cip, yang ada di Dusun Sumberpelus, Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

Gunung Perkul berada di atas bukit dengan ketinggian lebih dari 500 meter dibawah permukaan laut (mdpl). Keistimewaan Gunung Perkul, menghadap persis Laut Selatan atau Samudera Indonesia. Dari atas Gunung Perkul, akan terlihat gugusan panjang perbukitan Kendeng Malang Selatan. puncak Gunung Semeru, juga terlihat dari rumah pribadi tiga susun yang ditinggali Pak Cip sejak tahun 2018 lalu itu.

Dari atas Gunung Perkul iñilah, Pak Cip yang pernah menjadi Bakal Calon Bupati Malang beberapa tahun lalu itu, tegas mendukung Paslon LADUB dan optimis pasangan nomer urut 2, akan menang dalam Pilkada Kabupaten Malang, 9 Desember 2020 nanti.

“Pertemuan dengan Bu Nyai Lathifah berjalan mengalir saja. Hanya saja, saya pribadi tidak serta merta mendukung LADUB tanpa alasan. Namun meyakini visi dan misi Bu Nyai Lathifah, kami anggap sesuai mewakili harapan masyarakat Kabupaten Malang secara keseluruhan,” ungkap Pak Cip.

Pak Cip menganggap, kesederhanaan Bu Nyai Lathifah punya magnet positif untuk membangkitkan harapan masyarakat Kabupaten Malang, menuju kesejahteraan. “Ini sesuai jargon dari paslon LADUB yakni Malang Bangkit. Artinya apa, rakyat Kabupaten Malang tidak bisa seperti saat ini terus. Mereka harus dibangkitkan, diajak bersama-sama bangkit melawan ketertinggalan dari berbagai bidang. Dari bangkit bersama, kita dukung pemimpin yang memperhatikan nasib rakyat Kabupaten Malang. Dan sikap tersebut, ada pada diri Bu Nyai Latifhah,” tegasnya.

Pak Cip melanjutkan, pilihannya mendukung LADUB, karena Bu Nyai Latifhah, adalah sosok ibu yang bijak, sederhana dan sanggup memanusiakan manusia secara utuh. “Kesederhanaan Bu Nyai Latifhah inilah yang paling ssya suka. Seorang calon pemimpin, harus punya sifat sederhana. Harus bisa berada diatas untuk mengayomi, dan sanggup berada dibawah sebagai pendamping masyarakat kecil demi kesejahteraan yang lebih baik. Bu Nyai Latifhah mumpuni akan hal itu,” bebernya.

Pak Cip menambahkan, sebagai orang muslim, ia mengaku sudah cukup lama ‘menyembunyikan’ diri dari gemerlap dunia dan kontestasi politik. Pak Cip lebih suka berada ditempat-tempat sepi hanya untuk bermunajad pada Allah SWT. Salah satunya, menetap diatas Gunung Perkul yang sunyi sepi.

Namun dari beberapa isyaroh yang ia dapat, munculnya Calon Bupati Malang perempuan, Lathifah Shohib, adalah pilihan dari Allah bagi masyarakat Kabupaten Malang. “Saya tidak bisa seperti ini terus, sudah puluhan tahun saya mengasingkan diri. Mendekatkan diri pada Allah SWT. Kalau kemudian dari isyaroh itu Bu Nyai Latifhah sudah ditakdir jadi Bupati, saya harus ikhlas membantu. Mendukung Bu Nyai Lathifah agar rakyat Kabupaten Malang tidak salah pilih Bupati. Dari sinilah saya harus siap turun gunung. Dan berharap masyarakat Kabupaten Malang, benar-benar bisa menjatuhkan pilihan pada calon Bupati yang mementingkan rakyat dengan kesederhanaan dan budi pekerti tinggi,” Pak Cip mengakhiri. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar