Politik Pemerintahan

Dewan Sebut Masih Ada Rumah Tanpa MCK di Surabaya

DPRD Kota Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Hasil reses di daerah pemilihan satu (dapil 1) DPRD Surabaya masih menemukan sejumlah rumah warga yang belum memiliki sarana kamar mandi, cuci dan kakus (MCK).

Seperti warga yang berada di Kalibokor, Ngagel Timur dan Gubeng Klingsingan harus memakai MCK umum dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Tidak jarang warga harus antre untuk mandi, cuci dan menggunakan kakus. Hal ini sampaikan oleh Mahfudz, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya, usai melakukan reses di daerah pemilihannya. “Hasil reses kemarin ditemukan keluhan warga soal MCK,” ujar Mahfudz.

Menurut Wakil Ketua Fraksi PKB ini, MCK sangat penting, karena untuk kebutuhan sehariā€“hari warga. Serta untuk menjaga kebersihan lingkungan. “Dari 10 rumah warga mungkin ada 3 sampai 4 yang belum punya dan masih memakai MCK umum,” katanya.

Selain itu, di daerah Gubeng Klingsingan Kecamatan Gubeng, juga masih banyak rumah warga yang belum punya MCK. “Di daerah Gubeng Klingsingan yang paling banyak warga belum punya MCK sendiri dan masih memakai MCK umum,” jelasnya.

Namun, dirinya mengaku masih belum punya data secara detail berapa banyak warga di daerah itu yang belum punya MCK. “Secara riil saya belum punya data, tapi ketika ada MCK umum, itu merupakan salah satu indikasi disana ada warga yang belum punya MCK,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya berjanji akan mengusulkan kepada pemkot dan segera akan memberikan data berapa jumlah warga yang belum mempunyai MCK. “Nanti kita list berapa jumlah rumah atau KK yang belum punya MCK dan akan kita usulkan ke Pemkot,” pungkasnya. [ifw/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar