Politik Pemerintahan

Dewan Gresik Bahas Usulan Anggaran Rp 286 Miliar untuk Sarpras

Gresik (beritajatim.com) – Komisi III DPRD Gresik merestui usulan anggaran sebesar Rp 286 miliar untuk pemeliharaan sarana dan prasarana (Sarpras) di tahun depan. Kebijakan ini tercantum dalam rapat lanjutan yang membahas Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Gresik 2021.

Komisi yang membidangi Pembangunan itu menggelar rapat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. Pada 2021 mendatang, komisi III merestui usulan penambahan anggaran Rp 286 miliar.

Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi menyatakan, dari total anggaran tersebut, terdapat Rp 166 miliar yang dialokasikan untuk program penyelenggaraan jalan.

“Anggarannya nanti difokuskan pada rehabilitasi jalan dan jembatan, juga termasuk peningkatan dan pemeliharaannya yang hampir tersebar diseluruh wilayah,” ujarnya, Rabu (21/10/2020).

Politisi PKB itu menambahkan, untuk sektor pembangunan memprioritaskan pada wilayah yang memang diperlukan. Misalnya, kawasan Cerme, Mengganti, Balonggpanggang dan daerah lainnya.

“Kami siapkan anggaran Rp 18 miliar. Juga termasuk anggaran untuk unit reaksi cepat (URC) sebesar Rp 10 miliyar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana mengatakan bahwa pihaknya juga mendesak agar OPD terkait untuk terus melakukan upaya normalisasi penanganan banjir.

“Rehabilitasi waduk dan embung dikawasan sepanjang Kali Lamong. Kordinasi dengan berbagai pihak. Baik pihak BBWS maupun Badan Pertanahan terkait study Larap dan pembebasan lahannya,” ujarnya.

Masih menurut Asroin, komisinya menyepakati bahwa program pengelolaan sumber daya air mencapai Rp 21 miliyar. Anggaran itu, terbagi dalam beberapa sub anggaran, baik untuk normalisasi sungai, pintu air termasuk waduk dan embung penampungan.

“Pada prinsipnya, anggaran tersebut diprioritaskan untuk meminimalisir potensi banjir yang selama ini mengantui masyarakat,” paparnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar