Politik Pemerintahan

RKPD Gresik 2020

Dewan Berharap Bupati Bisa Genjot PAD

Gresik (beritajatim.com)– Kalangan DPRD berharap Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) terkait dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di tahun 2020.

Beberapa dokumen yang nantinya dijadikan dasar pijakan RKPD, baik itu rencana pembangunan jangka menengah daerah, atau RPJMD serta kebijakan umum anggaran (KUA), dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) harus sesuai dengan regulasi serta aturan main.

Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Abdul Qodir, peningkatan atau optimalisasi PAD harus dilakukan oleh bupati mengingat lima tahun terakhir terus terjadi penurunan pendapatan dari dana transfer, baik DAU maupun DAK. Dia menuturkan, agar pendapatan asli daerah bisa optimal, harus diimbangi dengan pemanfaatan lewat belanja daerah, dan rancangan APBD Gresik Tahun 2020.

“Asal sesuai regulasi kami optimis dalam pencapaian peningkatan target PAD, bila dilihat dari indikator sumber-sumber penerimaan riil PAD brupa pajak daerah, retribusi dan hasil pengelolahan kekayaan bisa ditingkatkan,” tuturnya,” ujarnya, Rabu (13/11/2019).

Politisi PKB itu juga mengingatkan selain fokus meningkatkan PAD. Permasalahan pengentasan kemiskinan juga menjadi perhatian bupati. Pasalnya, angka kemiskinan di Gresik berada pada kisaran 12,8 persen. Untuk itu, keberhasilan mengurangi angka kemiskinan merupakan representasi dari keberhasilan pembangunan dari suatu daerah.

Mengenai pendidikan di 2020, Abdul Qodir juga menyatakan tunjangan guru Madrasah Diniyah (Madin) tidak sebanding dengan tangangjawab dan tugasnya. Sangat jauh jika dibandingkan dengan guru sekolah formal. Karena itu, pada penyusunan APBD 2020, guru madin mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Tidak hanya itu, di tahun depan pemberdayaan dan perlindungan UMKM juga harus diperhatikan. Usaha pertanian dan perikanan agar segera diterbitkan supaya roda pereknomian di kalanga menengah bawah bisa berjalan.

Sementara Ketua Fraksi Nasdem DPRD Gresik Musa terkait menyoroti RKPD 2020 berharap PAD Kabupaten Gresik bisa meningkat lagi. Bukan sebaliknya terus mengalami penurunan. Hal ini, tidak sesuai dengan fakta dan proyeksi saat penyampaian awal nota keuangan RAPBD 2020.

“Harus dilakukan penyesuaian dan revisi target. Sebab, RAPBD Gresik tahun 2020 masih sangat tergantung pada dana transfer dari pusat,” pungkasnya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar