Politik Pemerintahan

Desaku Tuntas, Program Bupati Malang di Bidang Pelayanan Administrasi Penduduk

Malang (beritajatim.com) – Program Desaku Tuntas resmi diluncurkan, Selasa (9/3/2021). Program kerja Bupati Malang ini akan fokus pada bidang pelayanan administrasi kependudukan. Leading sektor program ini adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Malang.

Peluncuran Desaku Tuntas digelar hari ini di Balai Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau. Program pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat ini merupakan yang ke 10 sejak digulirkannya berbagai macam program serupa untuk memudahkan masyarakat dalam kepengurusan dokumen administrasinya seperti KTP, KK, KIA (Kartu Identitas Anak), hingga perubahan status di KTP.

“Program seperti ini sudah kita luncurkan mulai tahun 2017 lalu, tentu saja yang dimulai dari tingkat desa, seperti KETAN IRENG yang merupakan program kami (Dispendukcapil) yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan guna mengakomodir keluarga yang baru saja bertambah anggota keluarganya, sebab sang istri baru melahirkan,” ungkap Sirath Aziez, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Malang, Selasa (9/3/2021).

Kata Sirath, dengan program ini, puskesmas atau rumah sakit dapat membantu yang besangkutan melakukan pembaruan KK, penerbitan akta lahir baru dan juga KIA.

Sirath juga merinci, beberapa program pelayanan yang dinaunginya guna mempermudah masyarakat dalam menyelesaikan kebutuhan administrasi kependudukan.

“Kerjasama dengan pengadilan agama juga sudah kami lakukan, karena mengingat apabila ada putusan perceraian dalam suatu pernikahan, dapat langsung dirubah status yang bersangkutan di KTPnya. Sehingga pendataannya lebih jelas dan akurat,” paparnya.

Sirath menambahkan, kerjasama dengan KUA juga sudah dilakukan Dispendukcapil guna mempermudah calon pengantin yang akan menikah agar langsung memperbarui statusnya di KTP.

Program Cetak Ulang KTP juga tak luput dari perhatian Dispendukcapil, yaitu PLAT N yang berfungsi membantu masyarakat dalam mencetak ulang KTP atau KIA dengan cara mendatangi masyarakat langsung dengan menggunakan armada yang sudah disediakan.

“Permudah pelayanan adalah fokus kami, agar lebih mudah kami juga sediakan armada agar petugas dapat langsung blusukan melayani masyarakat,” pungkasnya

Masih kata Sirath, pihaknya juga sudah menerapkan sistem online dalam setiap programnya seperti dapat diakses via WA, Web ataupun App Store. Sementara itu, hingga saat ini, ada 49 dari 378 Desa se Kabupaten Malang yang telah tuntas diberikan berbagai macam penyuluhan tentang kemudahan kepengurusan administrasi kependudukan. [yog/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar