Politik Pemerintahan

Anggota BPD Mundur

Desa Lakardowo di Mojokerto Terancam Absen Pilkades Serentak

Mojokerto (beritajatim.com) – Desa Lakardowo di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto terancam tidak bisa mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Oktober mendatang. Menyusul, seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lakardowo mengundurkan diri.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto mengatakan, satu desa yang terancam tidak bisa mengikuti Pilkades serentak yakni Desa Lakardowo. “Karena anggota BPD Lakardowo memutuskan untuk mundur dari jabatannya,” ungkapnya, Rabu (24/7/2019).

Karena sampai sekarang anggota BPD Lakardowo belum terbentuk, maka Desa Lakardowo terancam tidak bisa menggelar Pilkades serentak. Masih kata Ardi, pihaknya sedang mengupayakan agar Desa Lakardowo bisa mengikuti Pilkades serentak pada bulan Oktober mendatang.

“Agar Desa Lakardowo bisa mengikuti Pilkades serentak, DPMD akan memberikan tenggang waktu selama dua minggu untuk membentuk anggota BPD baru. Potensi gagalnya pilkades serentak tentu lebih besar daripada desa yang lain,” katanya.

Pasalnya, lanjut Ardi, dinamika di Desa Lakardowo cukup luar biasa. BPMD Kabupaten Mojokerto memberikan waktu selama dua minggu, jika lewat dari waktu tersebut secara otomatis Desa Lakardowo tidak akan menggelar Pilkades serentak.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar