Politik Pemerintahan

Demi Tata Pasar Tradisional

Anugrah Ariyadi Siap Mundur dari DPRD Surabaya

Wakil Ketua Komisi B, Anugrah Ariyadi

Surabaya (beritajatim.com) – Jika tahapan rekrutmen jajaran direksi PD Pasar Surya Surabaya dibuka sebelum bulan Agustus, Anugrah Ariyadi memastikan diri untuk siap mendaftar meski dengan konsekuensi mundur dari jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya.

Pertimbangan ini diambil Anugrah setelah mendapatkan kepastian dan restu serta dukungan dari Fraksi dan Ketua DPC PDIP Surabaya, dalam sebuah pertemuan terbatas internal di ruang Fraksi PDIP DPRD Surabaya.

“Demi menata pasar tradisional, saya akan siap melaksanakan apapun resikonya, termasuk jika saya harus mundur dari anggota DPRD Surabaya, itupun kalau pendaftaran rekrutmennya sebelum bulan Agustus, kalau setelah itu, tentu saya tidak perlu mundur, karena sudah purna tugas,” ucapnya, Senin (4/03/2019)

Diketahui, Pemkot Surabaya telah tiga kali melakukan rekrutmen dirut PD Pasar namun selalu gagal karena belum ada yang sesuai dengan kriteria Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Adapun kriteria yang dimaksud adalah lulus seleksi uji kelayakan dan kepatutan dengan nilai bagus, punya rekam jejak tidak hanya dilakukan di perusahaan asal, tapi juga di lingkungan terdekat calon direktur serta punya sifat melayani dan mengabdi pada masyarakat atau pedagang.

Rekrutmen ketiga yang dilakukan Pemkot Surabaya pada Oktober 2018 diketahui sudah ada tiga nama yang diserahkan ke Wali Kota Surabaya yakni RM Muchlissaleh Diponegoro yang berpengalaman menjadi Komisaris Utama PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Hilir di Sumatera Selatan, Teguh Wijayanto mejabat Business Analyst Architect di TR Private Consultane dan Zandi Ferriansa yang sebelumnya menjabat Direktur Teknis dan Usaha PD Pasar Surya.

Hanya saja dari tiga nama tersebut, Wali Kota Risma menilai belum ada yang sesuai kriteria sehingga harus dibuka lagi untuk rekrutmen keempat kalinya. Diketahui anggaran untuk sekali rekrutmen dirut PD pasar mencapai Rp 200 juta hingga Rp 250 juta.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar