Politik Pemerintahan

Deklarasi Antikorupsi dan Penandatanganan Pakta Integritas, Ini Pesan Pj Sekdakab Mojokerto

Pj Sekdakab Mojokerto Himawan Estu Bagijo menandatangani Fakta Integritas di halaman kantor Pemkab Mojokerto. [Foto Istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pj Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto Himawan Estu Bagijo, menjabarkan tiga hal yang kerap melekat sebagai stigma yang ditujukan pada seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Mulai dari stigma dicurigai melanggar ketentuan, dinilai tidak mumpuni hingga dianggap lebih memikirkan diri sendiri.

Berbagai stigma tersebut harus dipatahkan bersama melalui sikap profesional, penuh integritas dan tulus mengabdi pada Negara. Seruan ini ditekankan Pj Sekdakab di hadapan seluruh ASN lingkup Setda Kabupaten Mojokerto pada Apel Deklarasi Anti Korupsi dan Penandatanganan Fakta Integritas di halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.

“Kita adalah ASN dan siapapun yang menjadi bagian darinya, harus berpegang teguh pada ketentuan disiplin ASN. Dalam sejarah, ASN kerap dilekatkan dengan berbagai stigma negatif. Sejak reformasi hingga kini, ASN adalah salah satu korps yang berkomitmen menolak KKN. Kita buktikan dengan profesionalitas yang artinya kita punya good knowledge dan good skill,” ungkapnya, Senin (14/6/2021).

Masih kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, ASN juga dituntut memiliki good integrity, hingga akhirnya bisa mengabdi sebagai ASN dengan baik. Untuk itu, Pemkab Mojokerto berkomitmen untuk melaksanakan Deklarasi Antikorupsi dan Penandatanganan Pakta Integritas.

Sementara itu, Plt Inspektur Kabupaten Mojokerto Poedji Widodo mengatakan, bahwa kegiatan tersebut juga telah dilaksanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto pada¬† 1 Mei 2021, begitupun juga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Mojokerto. “Alhamdulillah pagi ini kita melaksanakan kegiatan sesuai dengan petunjuk Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto,” katanya.

Pihaknya berharap agar langkah tersebut tidak berakhir sebagai seremonial saja, tapi benar-benar diwujudkan sebagai niat baik membawa Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur. Apel ditutup dengan penandatanganan komitmen Pakta Integritas oleh Pj Sekdakab diikuti kepala bagian serta seluruh ASN di lingkup Setda Kabupaten Mojokerto. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar