Politik Pemerintahan

Debat Publik Pamungkas, Dhito Pramono Janji Jalankan Pemerintahan Bersih tanpa KKN

Kediri (beritajatim.com) – Pasangan calon bupati dan wakil Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono dengan Dewi Maria Ulfa mengikuti debat publik terakhir yang diselenggarakan oleh KPU di Hotel Insumo Palace, Kota Kediri. Paslon tunggal itu kembali menyampaikan visi misinya untuk menarik kepercayaan masyarakat agar Kediri agar memilihnya pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Untuk tema debat terakhir ini pasangan calon (Paslon) Dhito-Dewi memaparkan beberapa programnya mengenai tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Di antaranya mengenai kebijakan Bidang Hubungan Lembaga Vertikal dan Horizontal.

Pasangan Dhito-Dewi membahas soal manajemen pemerintahan efektif, efisien, akuntabel, transparan. Bagaimana manajemen partisipasi masyarakat. Pasangan calon bupati kediri juga membahas pencegahan korupsi di pemerintahan daerah.

Pada bidang hubungan lembaga vertikal dan horizontal, Dhito-Dewi menyampaikan akan memperkuat hubungan dengan pemerintah provinsi dengan daerah. Dalam kebijakan manajemen pemerintahan efektif, efisien, akuntabel, transparan, Dhito-Dewi akan meningkatkan kapasitas birokrasi dengan e-government.

Kebijakan manajemen partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemerintahan, Dhito-Dewi akan melakukan koordinasi antara perencanaan, penganggaran dan pengawasan.

Sementara kebijakan dalam pencegahan korupsi, Dhito-Dewi akan menjalankan pemerintah yang bersih dan bebas KKN. “Menyediakan sarana partisipasi pemerintah dan masyarakat melalui program ngopi dan blusukan,: ungkap Dewi dalam paparan visi misinya.

Debat publik ketiga ini mendapat pengamanan ketat dari aparat keamanan Polresta Kediri dan jajaran. Jumlah personil yang diterjunkan sebanyak 75 orang. Selain keamanan, aspek yang mendapat perhatian aparat adalah aksi sabotase dan penyebaran Covid-19. Sebelum debat, polisi melakukan sterilisiasi tempat dengan sasaran benda tajam dan bahan peledak.

Sementara itu, untuk protokol kesehatan yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta debat maupun tim pemenangan yang berada di ruangan. Mulai masuk, diwajibkan untuk memakai masker, handsanitizer dan duduk sesuai tempat yang diatur berjarak. [nm/ted].



Apa Reaksi Anda?

Komentar