Politik Pemerintahan

Debat Publik Cabup- Cawabup, KPU Sumenep Batasi Peserta

Sumenep (beritajatim.com) – Debat publik pertama untuk pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Sumenep akan digelar pada Selasa (10/11/2020), di salah satu hotel di Sumenep. Dalam debat publik tersebut, KPU Sumenep membatasi peserta yang hadir.

“Kami harus membatasi peserta yang hadir, agar tidak terjadi kerumunan. Selain itu, protokol kesehatan tentu saja diberlakukan dengan ketat,” kata Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil, Senin (09/11/2020).

Pilkada Sumenep 2020 diikuti dua pasangan calon, yakni nomor urut 1, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) dan nomor urut 2, Fattah Jasin – KH Ali Fikri (Gus Acing- Mas Kiai).

“Sebelum pelaksanaan debat publik, ruangan akan disemprot disinfektan. Kemudian seluruh audiens wajib mematuhi 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M). Selain itu, kami juga menyiapkan sarung tangan sekali pakai,” papar Rafiqi.

Ia menjelaskan, dalam debat publik itu, pasangan calon wajib hadir. Sedangkan untuk peserta atau audiens dibatasi. Selain dua pasangan calon (paslon) dan komisioner KPU, juga ada dua orang dari Bawaslu, dan empat orang dari masing-masing tim paslon.

“Seluruh pasangan calon tidak diijinkan membawa tim hore atau para pendukungnya. Hanya empat orang saja yang diijinkan masuk. Yang lain silahkan mengikuti debat publik melalui tayangan televisi dan radio, karena ini kami siarkan secara langsung,” terangnya.

Pada debat publik pertama itu, KPU mempersiapkan tiga panelis dari unsur akademisi, yakni Musta’in (Dosen FISIP Univ Airlangga), Abdul Kodir (Univ Negeri Malang) dan Ahmad Faidlal Rahman (Univ Brawijaya).

“Hingga saat ini persiapannya sudah rampung. Kami tinggal menunggu pelaksanaan. Sebelum pelaksanaan, lokasi sudah disterilkan,” ujar Rafiqi. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar