Politik Pemerintahan

Debat Pilwali, Tim Eri-Armuji Tolak Tegas Usulan Paslon Bawa Contekan

Surabaya (beritajatim.com) – Usulan membawa contekan dalam debat kandidat Cawali dan Cawawali Surabaya 2020 ditolak keras oleh pasangan Calon Walikota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Walikota Armuji, nomor urut 1.

Usulan itu sempat mengemuka dalam rapat teknis di Kantor KPU Kota Surabaya, Senin (26/10/2010), yang dihadiri kedua tim pasangan calon. Debat perdana Pilkada Surabaya rencananya akan digelar 4 November nanti.

Liaison Officer (LO) Paslon Nomor 1 (Calon Walikota Eri Cahyadi-Calon Wakil Walikota Armudji), Wimbo Ernanto mengatakan, dirinya mengusulkan paslon harus bersih dari contekan yang berisi materi data.

“Tim sebelah menolak, mereka berharap pasangan calon diperbolehkan membawa materi data atau contekan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2020).

Wimbo menjelaskan, dengan paslon tidak membawa contekan materi data, maka masyarakat secara lugas dan orisinil bisa menilai seberapa luas pasangan calon memahami seluk beluk persoalan Kota Surabaya. Yakni, memahami konsep dan detail.

“Dari situ kan masyarakat bisa mengetahui, siapa pemimpin yang paham seluk-beluk Surabaya dengan segala permasalahan dan solusinya. Pemahaman konsep, detil maupun solusinya,” imbuh Wimbo yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Menurut Wimbo, penyelenggara telah menyediakan ruang di belakang panggung kepada tim untuk berdiskusi sebelum acara debat. “Itu sudah cukup, tinggal bagaimana pasangan calon benar-benar menguasai materi di luar kepala,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi titik temunya, Wimbo mengaku tidak diputuskan dalam pertemuan kemarin dan akan dibahas lebih lanjut.

“Kemarin KPU tidak bisa memutuskan, karena masih akan dipelajari di PKPU. Intinya, kita tetap usulkan itu,” tandasnya.

Debat terbuka kandidat Cawali dan Cawawali Pilkada Surabaya 2020 dijadwalkan digelar pada 4 November 2020 di Hotel JW Marriott Surabaya. Eri Cahyadi-Armuji akan beradu gagasan dengan Machfud Arifin-Mujiaman.

Sesuai aturan, peserta debat hanya dibatasi 7 orang per kubu pasangan calon, yang terdiri dari Cawali dan Cawawali, 4 orang tim debat serta 1 orang bagian dokumentasi. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar