Politik Pemerintahan

Debat Pilwali Surabaya 2020, Pendukung Saling Serang di Kolom Komentar

Surabaya (beritajatim.com) – Debat publik Pilwali Surabaya 2020 yang diselenggarakan oleh KPU setempat dan disiarkan live melalui YouTube diwarnai komentar saling serang antara masing-masing pendukung pasangan calon. Paling tidak, hal itu terlihat di siaran langsung yang disiarkan di saluran YouTube resmi milik KPU Surabaya.

Dilihat beritajatim.com pada Rabu (4/11/2020), masing-masing pendukung menuliskan komentar yang bernada negatif untuk pasangan calon lawannya. Dari pendukung paslon nomor urut 1 Eri-Armuji misalnya. Masalah dugaan mafia alkes yang menyeret nama pendukung Machfud Arifin-Mujiaman terus digulirkan. Masalah itu sendiri kini telah dilaporkan ke Polda Jatim.

Di sisi lain, dari pendukung paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman menuliskan komentar soal Eri Cahyadi yang hanya bicara soal keberhasilan Wali Kota Risma hingga soal Armuji yang terkesan irit bicara selama prosesi debat.

Sebagai informasi, pada debat publik perdana Pilkada Surabaya mengambil tema ‘Menjawab permasalahan dan tantangan Kota Surabaya di era pandemi COVID-19’. Ada dua moderator pemandu dalam debat publik kali ini yakni Helmi Kahaf dan Rina Fahlevi. Sedangkan debat ini disiarkan langsung di YouTube KPU Surabaya, Jtv, TVRI dan SBO Tv.

Adapun panelis yang dihadirkan dalam debat kali ini adalah Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof. Nurhasan, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) Dr. Sukadiono, Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Prof. Dr. David S. Perdanakusuma dr SpBP-RE (K), Dr. Romy Hermawan dari Universitas Brawijaya Malang, dan Akhmad Jayadi dari Unair.

Diketahui Pilkada Surabaya 2020 diikuti pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji. Paslon nomor urut 01 tersebut diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI. Selain itu mereka juga mendapatkan tambahan kekuatan dari enam partai politik non parlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Sedangkan pasangan Machfud Arifin-Mujiaman dengan nomor urut 02 diusung koalisi delapan partai yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat dan Partai Nasdem serta didukung partai non-parlemen yakni Partai Perindo. [ifw/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar