Politik Pemerintahan

Datang 13 Menit Jelang Tengah Malam, Calon Independen Ini Ditolak KPU Jember

Jember (beritajatim.com) – Duet bakal calon bupati dan wakil bupati independen, Awaluddin Djamin dan Asiruddin, mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (23/2/2020) malam. Mereka hendak mendaftarkan diri dan menyerahkan berkas.

Duet ‘Djamas’ ini datang pada pukul 23.47 alias 13 menit jelang pendaftaran ditutup. Mereka membawa 35.260 bukti dukungan dari warga. Jumlah ini jauh dari memadai, karena syarat jumlah dukungan pasangan calon yang melalui jalur perorangan adalah 121.127 dukungan.

Hal ini membuat KPU Jember menolak pendaftaran duet ini. “Sesuai ketentuan Peraturan KPU, form B1.1 dengan Silon (Sistem Informasi Pencalonan) harus sesuai. Kedua, harus memenuhi jumlah dukungan yang ditetapkan KPU,” kata Ketua KPU Jember Muhammad Syai’in.

Dengan demikian, hanya ada satu pasangan calon independen yang diterima berkasnya oleh KPU Jember, yakni Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto. Mereka menyerahkan 180.082 dukungan.

Djamin menerima penolakan ini. Dia mengakui jika sulit mencari KTP dukungan. “Sebenarnya kami sudah berusaha maksimal door to door di masyarakat,” katanya.

Djamin mengatakan sempat tiga kali berganti calon wakil bupati. “Pertama Pak Poer, kedua Pak Mukanan, ketiga Pak Asiruddin. Sudah dikerjakan, dapat 30 ribu, kami terpaksa mengganti berkas B1.KWK. Waktunya sudah mepet sekali, sehingga tidak nutut,” katanya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar