Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Dana Transfer Keuangan Turun, APBD Jember Berkurang Rp 39 M

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi

Jember (beritajatim.com) – Total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember dalam pembahasan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021 mengalami pengurangan sebesar Rp 39,053 miliar.

Sebelumnya, total APBD Jember adalah Rp 4,448 triliun dan berkurang menjadi Rp 4,409 triliun. Hal ini tak lepas dari penurunan pendapatan transfer sebesar Rp 53,427 miliar. Pendapatan transfer dari pemerintah pusat berkurang sebesar Rp 6,445 miliar menjadi Rp 2,562 triliun. Pendapatan transfer antardaerah mengalami penurunan sebesar Rp 46,982 miliar menjadi Rp 172,922 miliar.

Di lain pihak, pendapatan asli daerah diprediksi akan bertambah Rp 3,028 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 716,851 miliar menjadi Rp 719,879 miliar. Begitu pula lain-lain pendapat daerah yang sah, mengalami kenaikan sebesar Rp 16,003 miliar, di antaranya pendapatan hibah yang naik sebesar Rp 1,203 miliar menjadi sebesar Rp 21,520 miliar dan lain-lain pendapatan yang naik Rp 14,8 miliar menjadi Rp 196,715 miliar.

Hal ini berpengaruh pada perubahan pembiayaan daerah Kabupaten Jember Tahun 2021, yang berkurang Rp 4,658 miliar. “Sehingga alokasi pembiayaan daerah menjadi Rp 735,899 miliar,” kata Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, dalam rapat paripurna KUA-PPAS Perubahan APBD 2021, di gedung DPRD Jember, Sabtu (2/10/2021).

Menurut Itqon, kebijakan penerimaan pembiayaan diarahkan untuk menutup defisit dan dialokasikan pada pos-pos pembiayaan. Selain itu kebijakan diarahkan pada penyaluran kembali sisa anggaran belanja tahun sebelumnya untuk dibelanjakan sesuai ketentuan. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar