Politik Pemerintahan

Dana Pilkada Ponorogo 2020 Disahkan Rp 52 Milyar

Bupati Ipong Muchlissoni dan Ketua KPU Munajat serta Ketua Bawaslu M. Syaifulloh menandatangani NPHD.(foto : Endra Dwiono).

Ponorogo (beritajatim.com) – KPU dan Bawaslu Ponorogo akhirnya menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) dari Pemkab Ponorogo. Hibah untuk anggaran Pilkada 2020 itu, penandatanganannya dilakukan pada hari Jumat (27/9/2019) di Pringgitan. Untuk KPU Ponorogo sebesar Rp. 40,8 milyar, sedangkan Bawaslu Rp. 11,5 milyar.

“Hari ini penandatangan NPHD untuk dana Pilkada 2020, yang dihibahkan kepada KPU dan Bawaslu Ponorogo,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Jumat siang.

Baca Juga:

    Ipong menyebut untuk keseluruhan dana Pilkada 2020, Pemkab setempat menganggarkan dana penyelenggaraan lima tahunan itu sekitar Rp. 70 milyar. Dari jumlah tersebut sekitar Rp. 52 milyar sudah untuk KPU dan Bawaslu. Sisanya untuk dana pengawanan untuk Polres dan Kodim dan biaya lain-lain.

    Dan jika diperbolehkan, Pemkab Ponorogo menggunakan dananya untuk sosialisasi peningkatan partisipasi pemilih. “Belum dirinci, namun gambarannya kira-kira sekitar Rp. 70 milyar anggarannya,” katanya.

    Ipong mengakui jika jumlah tersebut bisa saja mempengaruhi program Pemkab pada tahun 2020 nanti. Namun, Ipong berdalih pesta demokrasi kan juga bagian dari pembangunan. Jadi pembangunan bukan hanya fisik saja seperti pembuatan jalan. Pilkada ini juga membangun kesadaran masyarakat untuk demokrasi itu sendiri. “Jadi mungkin mempengaruhi pembangunan fisiknya, namun juga menguntungkan untuk pembangunan yang lain,” pungkasnya.(end/kun)





    Apa Reaksi Anda?

    Komentar