Politik Pemerintahan

Dana Awal Kampanye Fauzi-Eva Rp 1 Juta, Fattah Jasin-Ali Fikri Rp 20 Juta

Sumenep (beritajatim.com) – Dua pasangan calon (paslon) dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep sama-sama telah memenuhi kewajibannya untuk melaporkan dana awal kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Di Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), tercantum jenis penerimaan sumbangan. Di antaranya dari pasangan calon, partai politik, sumbangan lain perseorangan, sumbangan pihak lain kelompok, sumbangan pihak lain badan hukum swasta. Adapun penerimaan lain dari bunga bank, penerimaan barang hasil pembelian dan barang diterima dimuka.

Dalam laman resmi KPU Sumenep, telah diumumkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) dua paslon. Untuk pasangan nomor urut 1, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva), LADK Rp 1 juta. Sedangkan untuk pasangan nomor urut 2, Fattah Jasin-Ali Fikri (Gus Acing-Mas Kiai) LADK sebesar Rp 20 juta.

Untuk sumber dana awal paslon Fauzi-Eva disebutkan dari sumbangan pihak lain perseorangan. Sedangkan sumber dana awal paslon Gus Acing-Mas Kiai dari pasangan calon.

Komisioner KPU Sumenep, Rahbini menjelaskan, yang wajib dilaporkan ke KPU nantinya bukan hanya dana awal, melainkan juga penerimaan dan pengeluaran.

“Sekarang memang baru LADK. Tetapi nantinya harus dibuat laporan secara utuh yang memuat seluruh penerimaan dan pengeluaran dana kampanye. Itu nanti dilakukan pada bulan Oktober. Maksimal setelah masa kampanye,” terangnya, Sabtu (26/9/2020).

Laporan lengkap dana kampanye itu disebut Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Seluruh laporan itu juga akan diumumkan di laman resmi KPU Sumenep. [tem/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar