Politik Pemerintahan

Dampingi Habiburokhman, Wihadi Jabat Wakil Ketua Mahkamah Partai Gerindra

Pengurus Mahkamah Partai Gerindra. Foto:ist

Bojonegoro (beritajatim.com) – “Majelis Kehormatan Partai Gerindra saat ini saya sendiri sebagai ketua, Wihadi Wiyanto wakil ketua sekaligus jubir, Romo Syafei dan M Maulana Bungaran selaku sekretaris,” kata Habiburokhan dalam perkenalan para pengurus Majelis Kehormatan atau Mahkamah Partai, Jum’at (29/1/2021).

Pengenalan Pengurus Mahkamah partai itu dilakukan setelah adanya penunjukkan Habiburokhman sebagai Ketua dengan didampingi tiga wakil ketua dan satu sekretaris. Termasuk anggota DPR RI dari Dapil Jawa Timur IX (Bojonegoro – Tuban), Wihadi Wiyanto menjadi wakil ketua sekaligus juru bicara.

Dijelaskan Habiburokhman, pengangkatan pengurus Mahkamah Partai ini dilakukan berdasarkan surat yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto. Selain itu susunan pengurus Mahkamah Partai Gerindra ini juga sudah terdaftar secara sah di Kementerian Hukum dan HAM.

“Kami ditunjuk dan diangkat berdasarkan Surat Keputusan Nomor 09-0001/Kpts/DPP-GERINDRA/2020, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto. Adapun susunan Majelis Kehormatan Gerindra telah disahkan dan dicatat di Kementerian Hukum dan HAM dengan Surat Nomor AHU.4.AH.11.01-27,” jelasnya.

Sementara itu Wihadi Wiyanto mengungkapkan, Mahkamah Partai Gerindra ini bertugas menangani setiap kasus pelanggaran etik dan AD/ART. Anggota Komisi III DPR RI itu menekankan bahwa prioritas Mahkamah Partai adalah memastikan semua kebijakan Ketua Dewan Pembina Gerindra dilaksanakan oleh seluruh kader.

Wihadi menjelaskan, Majelis Kehormatan merupakan Mahkamah Partai yang didesain menjadi quasi peradilan menurut Undang-Undang Partai Politik. Mahkamah Partai sendiri bertugas untuk memeriksa, mengadili, dan memutus perselisihan internal antara kader partai.

“Setiap pelanggaran etik dan AD/ART partai juga akan diproses melalui Mahkamah Partai. Prioritas utama kami adalah memastikan semua keputusan dan kebijakan Ketua Dewan Pembina bisa dilaksanakan secara maksimal oleh seluruh kader pada semua level kepengurusan,” imbuhnya.

Sedangkan Maulana Bungaran berharap dengan kepengurusan baru Mahkamah Partai, kader Gerindra akan semakin disiplin menjalankan kebijakan Ketua Dewan Pembina. Dengan begitu, Gerindra akan menjadi semakin solid sebagai sebuah partai.

“Dengan komposisi baru Majelis Kehormatan, diharapkan Partai Gerindra akan lebih kuat dalam menegakkan aturan Partai Gerindra. Selain itu, menjadikan kader lebih disiplin, sehingga output-nya adalah Partai Gerindra semakin solid dan besar,” harap Maulana. [lus/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar