Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Cukupi Kebutuhan Warga Isoman, Pemkot Kediri Daratkan 73 Paket Sembako di 21 Kelurahan

Kediri (beritajatim.com) – Peduli warga isoman, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial kembali membagikan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 Sabtu (24/7/2021). Bantuan yang rutin disalurkan sejak awal pandemi Covid-19 di tahun 2020 tersebut senilai Rp500.000,00 yang diterima warga dalam bentuk kebutuhan pokok dan masker. Bantuan tersebut terdiri dari: 20 kg beras premium, 3 kg telur, 4 liter minyak goreng, 4 kaleng sarden, 2 botol kecap manis, serta 2 kotak masker 3 ply.

“Pemerintah kan melarang warga yang positif Covid-19 untuk keluar rumah, maka dari itu kita harus mencukupi kebutuhan dasar pangan mereka. Kalau mereka keluar rumah kan lebih berbahaya, dapat menularkan ke masyarakat lain”. jelas Triyono Kutut Purwanto, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri.

Pihaknya menilai bansos ini perlu disalurkan kepada warga isoman dengan maksud untuk memperlancar jalannya isoman serta mencukupi kebutuhan pangan selama kurang lebih dua minggu.

Sejumlah 73 paket bansos tersebut disalurkan di 21 kelurahan, meliputi: Kelurahan Bandar Kidul 5 paket, Kelurahan Dermo 1 paket, Kelurahan Mojoroto 4 paket, Kelurahan Mrican 2 paket, Kelurahan Pojok 2 paket, Kelurahan Balowerti 2 paket, Kelurahan Dandangan 5 paket, Kelurahan Kemasan 1 paket, Kelurahan Ngadirejo 4 paket, Kelurahan Pocanan 1 paket, Kelurahan Rejomulyo 5 paket, Kelurahan Ringinanom 1 paket, Kelurahan Setonopande 2 paket, Kelurahan Banaran 3 paket, Kelurahan Bawang 1 paket, Kelurahan Blabak 1 paket, Kelurahan Ketami 6 paket, Kelurahan Ngletin 2 paket, Kelurahan Pakunden 11 paket, Kelurahan Pesantren 4 paket, serta Kelurahan Tinalan 10 paket.

Paket bansos tersebut disalurkan berdasarkan jumlah KK. “Kalau dalam satu rumah ada tiga KK, maka kami berikan tiga paket sembako kepada warga di rumah tersebut. Dengan catatan dalam pengawasan kelurahan dan RT jika warga yang bersangkutan benar-benar melakukan isoman supaya tidak menular ke masyarakat lain” jelas Kutut.

Lebih lanjut lagi Kutut menyebutkan bahwa bagi pasien yang menjalani isoman di RS maka keluarga di rumah berhak diberikan bansos. Tak hanya itu, Kutut juga mengimbau kepada masyarakat umum supaya mengurangi mobilitas di luar rumah serta tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Proses penerimaan bantuan ini cukup mudah, yakni warga yang positif Covid-19 dapat melapor ke RT, kemudian mengajukan permohonan ke kelurahan dengan melampirkan fotokopi KTP, KK, dan hasil swab positif. Agar tepat sasaran, bantuan tersebut dikirimkan ke lokasi sasaran disertai dengan berita acara serah terima barang dan tanda terima dari kelurahan yang ditandatangani penerima bansos.

“Dalam mendistribusikan bantuan ini kami dibantu oleh tiga pilar bersama dengan RT, dan RW sehingga bisa langsung diterima oleh warga sesuai dengan daftar warga penerima bansos” pungkasnya.

Penyaluran paket bantuan ini sangat dinanti-nanti oleh masyarakat, pasalnya selama menjalani isoman aktivitas warga termasuk dalam pemenuhan kebutuhan pokok mereka terkendaala. Hal tersebut juga dialami oleh Danang Setyawan, warga Kelurahan Tinalan. Ia sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Kediri dan Dinas Sosial Kota Kediri yang telah berupaya membantu warga isoman.

“Sejak pertama kali adanya PPKM itu Saya sudah kebingungan karena banyak toko yang tutup dan aktivitas masyarakat dibatasi. Apalagi setelah Saya positif Covid-19 ini makin tidak bisa aktivitas di luar. Ya saya sangat berterima kasih kepada Pemkot karena sudah memberikan saya bantuan ini. Isinya cukup banyak ya, Insyaallah cukup sampai masa isolasi selesai” jelas Danang, Sabtu (24/7/2021). [nm/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar