Politik Pemerintahan

CSR PT Santos Jaya Abadi, UPT Balai Latihan Kerja Mojokerto Miliki Laboratorium Bahasa

Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo saat meresmikan Laboratorium Bahasa dari PT Santos Jaya Abadi.

Mojokerto (beritajatim.com) – PT Santos Jaya Abadi melalui Program Corporate Shared Value PT Santos Jaya Abadi memberikan bantuan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur melalui UPT Balai Latihan Kerja Mojokerto, Jumat (4/5/6/2021). Bantuan bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat Jawa Timur tersebut berupa satu set Laboratorium Bahasa.

Di era globalisasi saat ini, tuntutan calon tenaga kerja harus memiliki skill dan kompetensi yang spesifik sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Keterampilan berbahasa asing merupakan salah satu skill yang dibutuhkan. Dengan kebutuhan tersebut bantuan satu set Laboratorium Bahasa diberikan PT Santos Jaya Abadi.

Deputy Managing Director PT Santos Jaya Abadi, Vincent Mergonoto mengapresiasi Disnakertrans Provinsi Jawa Timur melalui UPT Balai Latihan Kerja yang telah menyelenggarakan berbagai pelatihan berbasis kompetensi. Termasuk kompetensi berbahasa asing untuk mempersiapkan calon tenaga kerja agar dapat bersaing di bursa kerja global.

“Beberapa bulan lalu, Pak Himawan menyampaikan visi misi untuk meningkatkan kwalitas tenaga kerja terutama di Provinsi Jawa Timur. Kita juga sebagai pabrik yang kontribusinya lumayan besar ingin meningkatkan kwalitas tenaga kerja di Provinsi Jawa Timur sehingga salah satu alat atau dukungan yang kita berikan dengan Lab Bahasa ini,” ungkapnya.

Karena Laboratorium Bahasa dinilai akan berguna untuk tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri. Karena menurutnya, untuk bekerja di luar negeri tidak gampang karena harus mengenali bahasa negara, kultur dan berkompeten. Hal tersebut juga akan meningkatkan kwalitas tenaga kerja di tingkat lokal juga.

“Sehingga kita mendukung mereka. Semoga banyak yang termotivasi untuk meramaikan Lab Bahasa ini, mau belajar bersama sehingga kwalitas tenaga kerja di Provinsi Jawa Timur ini semakin meningkat. Jika kwalitas meningkat, pabrik seperti Santos Jaya Abadi akan lebih happy. Perusahaan juga akan mendapatkan tenaga kerja yang lebih kompenten, lebih bagus dan berkwalitas,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya memandang perlu untuk memberikan dukungan kepada Disnakertrans Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, melalui UPT Balai Latihan Kerja Mojokerto dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) calon tenaga kerja. Hal ini sejalan dengan misi PT Santos Jaya Abadi.

“Harapan kami, dengan adanya fasilitas Lab Bahasa ini program pengajaran bahasa asing akan menjadi semakin baik. Sehingga UPT BLK Mojokerto dapat mencetak lulusan-lulusan yang siap menghadapi persaingan pasar kerja global dengan bermodalkan penguasaan bahasa asing, minimal Bahasa Inggris yang lebih baik. Kami juga mengajak semua pihak untuk tetap optimis dan memanfaatkan setiap peluang di era milenial, era digital dan era ekonomi kreatif saat ini,” ujarnya.

Yakni tetap bergerak dan berkontribusi dalam memulihkan dan menumbuhkan kembali perekonomian yang sempat terpuruk karena pandemi. Tidak hanya mengharapkan diterima kerja, lanjut Vincent, anak muda sekarang perlu dibangkitkan semangatnya untuk membuka lapangan kerja baru agar dapat mensejahterakan diri dan keluarganya dan orang-orang lain disekitarnya.

“Kami dari PT Santos Jaya Abadi yang merupakan produsen kopi Kapal Api selalu terbuka terhadap peluang kerja sama lain yang saling memberikan manfaat dengan Pemerintah kabupaten/kota khususnya dan Provinsi Jawa Timur pada umumnya di masa yang akan datang. Kita akan tetap support dengan program yang positif sesuai dengan visi misi Disnakertrans Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo mengatakan, tahun 2021 pihaknya menyiapkan angkatan kerja yang kompeten. “Salah satu cara meningkatkan kompetensi itu adalah pembekalan dan pemenuhan kemampuan berbahasa karena apa? Karena kita tahu bahwa hard skill itu tidak cukup tapi perlu didukung oleh soft skill,” urainya.

Dengan hal tersebut, lanjut Pj Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto ini, Disnakertrans Provinsi Jawa Timur mencari terobosan. Salah satunya adalah bekerja sama dengan pihak-pihak swasta yang ada CSR, salah satunya PT Santos Jaya Abadi merespon dengan memberikan Laboratorium Bahasa di UPT Balai Latihan Kerja Mojokerto.

“Nantinya, di Kabupaten Mojokerto Kota Mojokerto semua warga di sini akan bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan kompetensi bahasa. Karena apa? Karena nanti ini yang akan banyak buka itu Jepang, Jepang sudah pasti banyak. Kita sudah membuat kita sama dengan kopi dibutuhkan sekitar 30.000 tahun ini tenaga kerja. Bisa perawat, bisa home care, jika tidak tahu bahasa kan nggak mungkin,” tuturnya.

Sehingga pihaknya minta dukungan kepada perusahaan-perusahaan agar tenaga kerja yang pergi ke luar negeri yang saat ini harus melalui pelatihan dan kompetensi agar bisa diterima. Disnakertrans Provinsi Jawa Timur memiliki 16 BLK, 10 diantaranya belum memiliki Laboratorium Bahasa. Tahun 2022, semua BLK harus memiliki Laboratorium Bahasa.

“BLK kira ada 16, yang punya (Laboratorium Bahasa, red) baru 6,kita kurang 10. Jadi program saya untuk tahun 2002 itu memang hampir semua BLK kita harus punya Lab Bahasa, nanti kita akan berkeliling juga ke perusahaan-perusahaan atau tempat-tempat mana yang punya CSR untuk membantu, seperti yang dilakukan PT Santos Jaya Abadi ini,” harapnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar