Politik Pemerintahan

Covid 19 Meningkat, Banyuwangi WFH Lagi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memutuskan kebijakan baru menyusul adanya peningkatan kasus Covid 19. Para pegawai negeri sipil (PNS) diminta bekerja dari rumah atau sering dikenal Work From (WFH).

“Kebijakan ini kami ambil untuk menekan laju persebaran di cluster perkantoran,” ujar Anas, terang Bupati Abdullah Azwar Anas, Jumat (11/9/2020).

Anas juga meminta agar setiap rapat atau pertemuan kantor dilakukan outdoor, di ruangan terbuka atau memiliki sirkulasi adara yang lancar. “Kapasitas ruang dengan jumlah pegawai harus diperhatikan, buat shift kerja bila memungkinkan. Pemanfaatan teknologi juga dioptimalkan,” imbuh Anas.

Anas menyebut, hingga saat ini jumlah kasus positif corona di Banyuwangi mengalami tren yang terus meningkat. “Penyebaran Covid-19 di Indonesia dan Banyuwangi saat ini terus mengalami kenaikan. Data kasus positif daerah per 11 September 2020 menunjukkan angka 974 pasien, di mana 211 pasien di antaranya sudah sembuh,”

Dari keseluruhan jumlah kasus, mayoritas adalah pasien dari salah satu pondok pesantren. Kondisi ini menyulut perhatian lebih bagi pemerintah setempat. “Tentu jumlah kenaikan ini mengejutkan kita semua, karena sebelumnya jumlah angka positif di Banyuwangi termasuk rendah di Jawa Timur. Tentu ini harus menjadi perhatian kita semua,” ujar Anas.

Pemberlakukan ini ternyata telah dilakukan sejak Senin (31/8/2020) lalu. Awalnya, diberlakukan kuota pegawai yang masuk di kantor sebesar 50 persen. “Kebijakan untuk WFH sudah dilakukan sejak akhir Agustus kemarin,” jelas Asisten Administrasi Pemerintahan Choiril Ustadi. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar