Politik Pemerintahan

Covid 19 Meningkat, Banyuwangi Batasi Jam Buka Toko

Banyuwangi (beritajatim.com) – Asisten Administrasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Choiril Ustadi mengatakan, kebijakan pembatasan jam operasional bagi pertokoan juga diberlakukan kembali. Pemberlakukan ini sebelumnya pernah dilakukan pada saat masa awal pandemi.

Pembatasan juga dilakukan pada kegiatan warga yang berpotensi menimbulkan kerumunan seperti pernikahan dan sunatan. “Kami tidak melarang, hanya saja orang yang terlibat di acara tersebut wajib dibatasi, dan menerapkan prorokol kesehatan ketat,” ungkap Ustadi, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, kebijakan kembali seperti saat awal pandemi. Yakni, operasioanal pertokoan diijinkan buka pada jam 10.00 WIB dan tutup pada jam 18.00 WIB. “Tentunya kebijakan ini akan mengandung sanksi bagi yang melanggar. Mulai pemberian surat peringatan hingga penutupan usaha,” cetus Ustadi.

Sementara itu, Kapolresta Kombes Arman mengatakan, kepolisian siap mendukung penanganan covid-19. “Saya kira pengetatan dan pembatasan sejumlah aktivitas yang berisiko akan lebih baik. Kepolisian siap mendukung,” ujar Arman. “TNI juga mendukung langkah pemkab menekan laju penyebaran covid-19. Baik upaya pengendalian aktivitas beresiko maupun kampanye penegakan protokol kesehatan,” imbuh Dandim Letkol Yuli Eko.

Data kasus covid di Banyuwangi per 11 September 2020 ada 974 kasus. Dari angka itu, ada 211 orang dinyatakan sembuh dari covid, 734 dalam perawatan, dan 29 orang meninggal. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar