Politik Pemerintahan

Covid-19 Kabupaten Kediri, 178 Kasus, 12 Sembuh, 10 Meninggal

Kediri (beritajatim.com) – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri saat ini mencapai 178, setelah ada enam tambahan kasus baru. Sementara itu berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan, dari seluruh kasus tersebut, 156 orang dirawat, 12 orang dinyatakan sembuh, sementara 10 lainnya meninngal dunia.

“Terdapat enam tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri,” kata Juru Bicara Gugus Tugas, dr. Ahmad Chotib melalui siaran pers.

Enam kasus tersebut terinci. Satu kasus Klaster Araya Tulungagung, orang warga Desa Keniten Kec. Mojo, isolasi mandiri. Tiga kasus Klaster Pabrik Mustika Tulungagung, satu orang warga Desa Puhrubuh Kecamatan Semen, isolasi mandiri dan dua orang warga Desa Bobang Kecamatan Semen, isolasi mandiri.

Kemudian satu kasus Klaster Desa Kedawung, satu orang warga Desa Kedawung Kec. Mojo, isolasi mandiri dan satu kasus Klaster Baru, satu orang warga Desa Ketawang Kec. Purwoasri, isolasi mandiri.

Dengan tambahan 6 kasus ini, rincian klaster kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri adalah sebagai berikut:
1. Klaster Araya Tulungagung : 8 orang
2. Klaster Jakarta : 2 orang
3. Klaster Kalimantan : 1 orang
4. Klaster Maspion Sidoarjo : 6 orang
5. Klaster Sampoerna : 1 orang
6. Klaster Pelatihan Haji : 5 orang
7. Klaster Pabrik Rokok Mustika : 53 orang
8. Klaster Pondok Pesantren Temboro : 8 orang
9. Klaster Surabaya : 10 orang
10. Klaster Gresik : 1 orang
11. Klaster Desa Ngadiluwih : 2 orang
12. Klaster Desa Kwadungan : 4 orang
13. Klaster Desa Kambingan : 5 orang
14. Klaster Desa Toyoresmi : 5 orang
15. Klaster Desa Bobang : 3 orang
16. Klaster Desa Kedawung : 3 orang
17. Klaster Desa Kedak : 27 orang
18. Klaster Desa Sidorejo : 2 orang
19. Klaster Desa Sumberbendo : 3 orang
20. Klaster Desa Padangan : 2 orang
21. Klaster Desa Gampeng : 2 orang
22. Klaster Baru : 25 orang

“Dengan belum menurunnya jumlah kasus di Kabupaten Kediri, kami mengharapkan masyarakat benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah. Hanya dengan dukungan dan kerjasa sama seluruh pihak, kita dapat memutus mata rantai penularan Covid-19,” tutupnya. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar