Politik Pemerintahan

Coblos Ulang di TPS 10 Dahanrejo Gresik, Jokowi Menang Telak

Gresik (beritajatim.com)– Pemungutan suara ulang (PSU) di Tempat pemungutan suara (TPS) 10 Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik, Rabu (24/04/2019) hanya dihadiri 195 pemilih dari 267 yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Dalam coblos ulang pemilihan presiden (Pilpres) itu. Pasangan nomor 01 Jokowi-KH.Ma’aruf Amin menang telak dengan memperoleh 125 suara. Sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya memperoleh 70 suara.

Sejak PSU dimulai sekitar pukul 07.00 wib, hanya sedikit pemilih yang hadir. Berbeda saat pemilihan 17 April 2019 lalu, dimana antusiasme masyarakat di TPS 10 Dahanrejo sangat tinggi.

Hingga pemungutan suara ditutup, hanya 195 pemilih yang menggunakan hak pilih dari DPT 267 pemilih. Jumlah ini mengalami penurunan. Pasalnya, ada 72 pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya.

Sebelum PSU digelar pasangan Jokowi-KH.Ma’aruf Amin memperoleh 145 suara. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 91 suara.

Menurunnya jumlah pemilih ini, karena sebagian pemilih sudah kembali ke tempat kerja. Bahkan, sejumlah pemilih yang mengikuti PSU untuk pemilihan presiden dan wakil presiden mengaku jika pemilihan suara ulang ini hanya buang-buang waktu saja.

“Waktu terbuang jadinya, ya kurang baguslah,” kata Mahrus pemilih dari TPS 10 Dahanrejo. Senada diungkapkan warga lain PSU hanya membuang waktu.

Karena itu, pelanggaran yang terjadi, diharapkan tidak terjadi lagi pada pemilu selanjutnya. “Kedepan biar tidak terulang lagi, kita kerja juga terbuang. Buang-buang waktu lah,” tukasnya.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kebomas Habiburrohman mengatakan, partisipasi pemilih pada PSU memang sudah diprediksi akan menurun.

Namun, sesuai dengan ketentuan, undangan pemilih sudah diserahkan oleh KPPS kepada masing-masing pemilih, serta surat suara disediakan sesuai dengan jumlah DPT ditambah 2,5 persen.

Pemungutan suara (TPS) di TPS 10 Dahanrejo, Kebomas, Gresik ini terkait dengan rekomendasi Bawaslu Gresik. Pasalnya, pada pemilihan 17 April 2019 lalu ada tujuh orang yang tidak masuk DPT melakukan pencoblosan tanpa membawa formulir A5 (pindah domisili).Sehingga, diputuskan untuk melakukan PSU. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar