Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

CJH Lamongan Sudah Divaksin Meningitis dan Terima Surat Istithaah

Ratusan CJH Lamongan saat mengikuti bimbingan manasik haji di Masjid Namira, pada Minggu (22/5/2022) kemarin.

Lamongan (beritajatim.com) – Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Lamongan yang bakal berangkat ke tanah suci pada tahun ini dilaporkan telah melakukan vaksinasi meningitis. Data terakhir menyebutkan, tahun ini ada 696 orang Lamongan yang bakal berangkat haji.

“Sudah mas (vaksinasi meningitis), sejak sebelum Ramadan kemarin. Bahkan, CJH yang menunda keberangkatannya juga sudah divaksin meningitis,” ujar Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Lamongan, Banjir Sidomulyo, saat dihubungi, Senin (23/5/2022).

Banjir menambahkan, vaksinasi meningitis tersebut sebagai persiapan awal yang dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan jauh hari sebelum pemberangkatan. “Vaksinasi meningitis itu dilakukan sebelum ada penetapan kuota dari Pemerintah Arab Saudi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Banjir juga mengungkapkan bahwa vaksinasi meningitis merupakan ranah Kementerian Kesehatan yang kemudian dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten melalui sejumlah Puskesmas maupun KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji).

“Bisa di KBIH maupun Puskesmas setempat. Mereka yang mendapatkan vaksinasi meningitis itu merupakan jemaah yang sudah terdaftar, termasuk jemaah cadangan, karena siapa tahu mereka juga berangkat,” ungkapnya.

Masih kata Banjir, para CJH Lamongan yang bakal berangkat haji pada tahun ini juga sudah mendapat surat istithaah kesehatan yang merupakan salah satu syarat wajib pemberangkatan, yang juga dilakukan melalui pemeriksaan yang terukur.

“Insya Allah sudah mendapat surat istithaah dari Puskesmas, karena masih ada proses lagi PCR yg akan dilaksanakan sebelum terbang, dan PCR ini berlaku selama 72 jam,” tuturnya.

Banjir mengharapkan agar para CJH yang diperkirakan bakal berangkat dengan kelompok terbang (kloter) 4-5 pada gelombang pertama ini untuk menyiapkan bekal dengan sebaik-baiknya, mulai dari persiapan mental, fisik, hingga perbekalan lainnya.

“Tidak hanya tekad yang kuat namun juga fisik yang prima, meski nantinya tiap kloter akan didampingi oleh petugas yang meliputi 1 orang Ketua Kloter TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia, 2 orang TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia), 2 orang dokter dan 1 orang tenaga medis dari TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia),” jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Lamongan dr Taufik Hidayat membenarkan bahwa vaksinasi meningitis untuk CJH Lamongan sudah dilaksanakan sedari bulan kemarin. “Sudah dilaksanakan mas, pada tanggal 1 sampai 27 April 2022 kemarin dengan kuota 66. Lalu juga sebelumnya pada tanggal 1 sampai 31 Maret 2022 dengan kuota 1272,” sebutnya.

Selain vaksinasi meningitis, lebih lanjut Taufik juga mempersilahkan kepada para CJH untuk melengkapi diri dengan vaksin lain seperti vaksin influenza demi perlindungan kesehatan yang lebih baik. “Namun untuk vaksinasi influenza bisa mandiri (dengan biaya sendiri. Puskesmas bisa memfasilitasi, harganya berkisar Rp 280 ribu untuk 4 strain. Tapi harus daftar dulu di puskesmas,” pungkasnya.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar