Politik Pemerintahan

Ciptakan Lapangan Kerja, Cara Machfud Arifin Atasi Perlambatan Ekonomi Masyarakat Surabaya

Machfud Arifin

Surabaya (beritajatim.com) – Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya Machfud Arifin berkomitmen akan mencipatakan lapangan kerja baru di Surabaya. Baginya, hal ini merupakan salah satu cara guna mengatasi perlambatan ekonomi di masyarakat.

“Kedepannya harus ada solusi untuk mengatasi perlambatan ekonomi ini. Salah satunya dengan menyediakan banyak lapangan kerja untuk masyarakat kita,” kata Cak Machfud di Surabaya.

Tokoh pemimpin yang dikenal peduli ini menjelaskan, lapangan kerja dapat terbuka jika perizinan usaha masyarakat dipermudah oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Dalam tahap awal, menurutnya, hubungan yang baik harus terjalin antara pemerintah dan para pelaku usaha.

“Perizinan harus dipermudah untuk masyarakat kita yang ingin membuka usaha karena ini berkorelasi dengan tersedianya lapangan kerja atau tidak,” jelas Cak Machfud.

Di sisi lain, mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-Amin ini sangat mendorong masyarakat Kota Surabaya untuk berwiraswasta. Pikirnya, wiraswasta atau industri rumahan merupakan salah satu alternatif penyangga utama perekonomian masyarakat jika belum mendapatkan pekerjaan.

Selain mempermudah perizinan, Cak Machfud mengatakan akan memberikan bantuan secara menyeluruh bagi warga yang ingin berwiraswasta.

“Bantuan akan kita berikan secara menyeluruh, mulai dari permodalan, pelatihan, pembekalan dan pemasaran untuk masyarakat. Pemerintah akan terlibat aktif membantu,” kata dia.

Terlebih Cak Machfud juga tidak menutup mata atas dengan adanya pandemi Covid-19 seperti saat ini. Sebab menurutnya baik Pemkot dan masyarakat dapat meneruskan agenda pembangunan kota dan masyarakat dengan tetap beradaptasi dengan situasi saat ini.

“Diisamping kita berdoa agar obat dan vaksin cepat ditemukan. Untuk pembukaan lapangan kerja baik perusahaan dan masyarakat dapat memanfaatkan kemajuan teknologi,” imbuhnya.

Terpenting, dia menambahkan, masyarakat tidak pernah lelah untuk tetap mencoba menggerakkan ekonomi meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Dengan terus berikhtiar dan berdoa, dia meyakini masyarakat dapat melewati masa sulit seperti sekarang ini. [hen/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar