Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Christin Adni Resmi Jadi Ketua DPD Klub Logindo Jatim

Christin Adni, Ketua DPD Klub Logindo Jawa Timur periode 2022-2026

Surabaya (beritajatim.com) – DPD Klub Logindo Jawa Timur resmi memiliki nahkoda baru pada Rabu (31/08/2022). Christin Adni dipilih secara aklamasi di Hotel Westin Jalan Jl. Raya Lontar No.2, Puncak Indah. Perempuan asal Surabaya tersebut akan menjabat hingga tahun 2026 mendatang.

Diwawancarai Beritajatim.com, Christin menjelaskan jika dalam waktu dekat fokus yang ia kerjakan terkait kebijakan Over Dimension Overload (ODOL) yang dirasa memberatkan pengusaha jaringan transportasi dan logistik.

“Perkara ODOL akan menjadi fokus kita untuk kita pecahkan bersama. Kita memikirkan bagaimana menghadapi ini sebagai pemberi pekerjaan. Terkait ongkos akan kita segera godok dan sebisa mungkin bisa diterima semuanya walaupun ekonomi sedang susah,” ujarnya.


Selain permasalahan ODOl, pihaknya juga akan segera membahas terkait kenaikan harga BBM yang rencananya akan dilaksanakan oleh pemerintah dalam waktu dekat.

“BBM naik akan jd kendala. Bagaimana kita perusahaan harus kreatif. Kita harus pinter mengambil momen. Kita akan segera mencari alternatif solusi secara bersama-sama dan gotong royong,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua DPP Klub Logistik, M. Soesilo Basuki mengatakan jika Jawa Timur menjadi DPD pertama dan ia mengatakan akan ada 15 DPD di tahun 2023. Ia optimis jika Klub Logistik akan menjadi asosiasi besar di masa mendatang lantaran akan diisi oleh anak-anak milenial yang ingin berbisnis di bidang usaha logistik.

“Kami asosiasi baru tetapi kami memiliki kelebihan dengan merangkul semua pelaku usaha logistik baik pergudangan dan transportasi. Selain itu, kami ingin mewadahi semangat anak-anak muda yang ingin berbisnis di bidang logistik,” tegas Soesilo.

Christin Adni, Ketua DPD Klub Logindo Jawa Timur periode 2022-2026

Acara Musyawarah I DPD Klub Logindo Jawa Timur ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting seperti Dirlantas Polda Jatim, Kadishub Jawa Timur, Kasatlantas Pelabuhan Tanjung Perak dan Kasatlantas Polrestabes Surabaya. Dalam musyawarah ini, pihak pemerintah juga memberikan masukan-masukan dan berharap ada integrasi yang baik antara asosiasi dan pembuat regulasi. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar