Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Cegah Stunting, Wali Kota Mojokerto Ingatkan Pemenuhan Gizi Seimbang

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat Sosialisasi Menu B2SA di Aula Kelurahan Gunung Gedangan. [Foto : istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk mencegah stunting (kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya), Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengingatkan para orang tua agar pemenuhan gizi seimbang terus dijaga. Ini disampaikan saat ‘Sosialisasi Menu Beragam Bergizi Seimbangan Dan Aman (B2SA)’ di Aula Kelurahan Gunung Gedangan.

Dalam rangka mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan sebagai dasar pemantapan ketahanan pangan, guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), diperlukan cara yang sistematis dan terintegrasi berkesinambungan. Oleh karena itu, Ning Ita (sapaan akrab, red) memberikan motivasi kepada orangtua agar lebih menyeragamkan makanan bergizi.


“Agar para orang tua lebih menjaga asupan makanan agar memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi anak. Hal ini, untuk mencegah terjadinya stunting atau kekurangan gizi karena anak adalah generasi penerus bangsa. Kepada para orang tua agar terus memantau tumbuh kembang anak melalui posyandu atau kader kesehatan di setiap kelurahan masing-masing,” ungkapnya, Senin (18/10/2021).

Sehingga, lanjut Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, perkembangan anak dapat terpantau secara jelas dan mampu menekan stunting pada anak. Kegiatan yang diprakasai oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto ini, memberikan paket makanan penunjang untuk orang tua.

Diantaranya, nuget, telur, gula, susu, minyak dan ikan kaleng. Melalui paket makanan tersebut, diharapkan dapat mengoptimalkan penganekaragaman makanan dalam keluarga. Dengan mengonsumsi makanan beragama, diharapkan dapat mencegah keterlambatan pertumbuhan. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar