Politik Pemerintahan

Cegah Covid-19, Pemkab dan Polres Kediri Gencar Patroli

Kediri (beritajatim.com) – Bersama melawan ganasnya Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kediri beserta TNI dan Polri gencar memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada.

Demi memutus rantai penularan virus mematikan tersebut, Pemerintah menggelar patroli gabungan yang melibatkan TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri.

Dimulai dengan apel siaga di halaman Kantor Polseksub Simpang Lima Gumul, dipimpin oleh Kabag Orp Kompol Didik Warsianto. Kemudian rombongan melakukan operasi kepada warga yang masih berada di luar rumah seperti Cafe, warung dan nongkrong di pinggir jalan.

“Hari ini tidak lagi hanya himbauan, tapi kita harus tegas kepada warga untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Intinya kita lakukan sosial distancing, selalu menjaga jarak antar sesama. Hal ini untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi cepatnya persebaran dan penularan virus covid-19,” kata Didik.

“Kita datangi warga yang akan melaksanakan resepsi pernikahan untuk ditunda dulu sampai waktu yang tidak ditentukan, kemudian bagi warga yang menggelar acara musik dipending dulu. Semua tempat hiburan dan lain-lain juga harus ditutup untuk menghidari kontak satu sama lain,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap hari agar kasus covid 19 tidak sampai masuk di wilayah Kabupaten Kediri. Dengan masyarakat diam di rumah maka rantai penularan Covid-19 putus. Ini pun dapat membantu tim medis fokus bekerja memberikan pertolongan kepada yang sudah terjangkit.

Dimulai dari kawasan Simpang Lima Gumul, kemudian rombongan menuju ke barat sampai jalan Soekarno Hatta. Setiap ada kerumunan petugas langsung turun dan membubarkannya. Tak ketinggalan, Kapolres Kediri juga terjun langsung membubarkan kerumunan dengan menggunakan pengeras suara.

Dalam rangka mencegah penularan virus Covid 19 ini, Pemerintah Kabupaten Kediri sudah sejak minggu lalu menutup semua tempat wisata, tempat hiburan serta membagikan informasi di setiap kecamatan agar diteruskan kepada masyarakat. Himbauan tersebut berupa Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).[adv kominfo/nm]

Apa Reaksi Anda?

Komentar