Politik Pemerintahan

Cegah Covid-19, Dinsos Launching Gerakan Peduli PPKS Serentak se-Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Tingkat penyebaran Covid-19 di Jatim yang kian meningkat, membuat Dinsos Jatim melakukan aksi preventif di wilayah rumpun kerjanya.

Aksi pencegahan berlebel Gerakan Peduli Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Menuju Bebas Covid-19 itu dilaunching Kadinsos Jatim, Alwi di halaman Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial PPKS Dinsos Jatim.

Gerakan Peduli PPKS Menuju Bebas Covid-19 yang dilakukan dengan menggandeng Tagana Jatim itu akan menyasar semua UPT Dinsos se-Jatim.

Adapun bentuk kegiatannya berupa, penyemprotan disinfektan di semua Kantor UPT yang berjumlah 44 unit di 38 kabupaten/kota, dan gelar rapid tes bagi sekitar 4.880 PPKS yang akan dilangsungkan dalam sepekan mendatang.

Kegiatan penyemprotan dan rapid tes itu dilakukan secara serentak di semua UPT yang tersebar se-Jatim, pada waktu yang bersamaan dengan aksi yang digelar Dinsos Jatim di Sidoarjo.

Sebelumnya, gelar rapid tes juga telah dilakukan kepada semua ASN (Aparatur Sipil Negara) dan PTT (Pegawai Tidak Tetap) di lingkungan Dinsos Jatim, seminggu lalu.

Selain dua kegiatan tersebut, Gerakan Peduli PPKS juga dilakukan dengan cara memberikan sabun, hand sanitizer dan vitamin C kepada semua klien yang tinggal di UPT Dinsos se-Jatim.

Secara simbolis penyerahan bantuan tersebut juga dilakukan Kadinsos Jatim kepada dua orang klien penghuni Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial PPKS Dinsos Jatim.

Mantan Kepala Bakorwil Pamekasan ini menegaskan, Gerakan Peduli PPKS ini dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan Dinsos dan UPTĀ  se-Jatim.

Aksi serentak itu juga sebagai implementasi atas upaya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam menjalankan arahan Presiden Jokowi untuk menekan angka Covid-19 di Jatim, beberapa waktu lalu.

“Memang sempat ada pegawai kita yang reaktif saat dilakukan rapid tes. Tapi masih reaktif lho. Nah, untuk mencegah agar tidak semakin meluas, maka kita lakukan gerakan ini dengan menggandeng teman-teman Tagana dan Dinas kesehatan serta puskesmas di daerah,” terangnya.

Alwi pun berharap, kegiatan yang dilangsungkan hingga tanggal 12 Juli mendatang ini bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 di Jatim. “Semoga semuanya tetap sehat dan terhindar dari kasus Covid-19,” pungkasnya. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar