Politik Pemerintahan

Cegah Bencana Banjir-Longsor, PDIP Jatim Aksi Penghijauan 32 Ribu Bibit Pohon

Surabaya (beritajatim.com) – Sedikitnya 32 ribu bibit pohon ditanam dalam acara Gerakan Menanam Pohon yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Minggu (2/2/2020) hari ini.

Gerakan peduli lingkungan dalam rangkaian merayakan Ulang Tahun ke-73 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tersebut dilakukan di sumber mata air Kepek, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

Selain di lingkungan sumber air, penanaman pohon penghijauan seperti alpukat, sengon, sirsat, akasia, kluwih, cempaka dan lainnya itu juga dilakukan di pekarangan rumah warga sekitar sumber air.

Gerakan menanam pohon di Wonotirto yang diikuti 800-an orang itu ditandai dengan penanaman bibit pohon oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari Bisowarno.

Penanaman bibit pohon juga dilakukan Bupati Blitar Rijanto, Wabup Marhaenis, Wawali Kota Batu Punjul Santoso, Ketua DPRD Blitar Suwito serta unsur Forkompinda setempat.

Menurut Kusnadi, penanaman bibit pohon di Wonotirto menandai penanaman secara serentak 32 ribu bibit pohon penghijauan di lahan 52 hektare se-wilayah Kabupaten Blitar. Di saat yang sama, juga dilakukan Gerakan Menanam Pohon di wilayah Kecamatan Sutojayan, Kecamatan Bakung dan Kecamatan Panggungrejo.

“Tak hanya di Kabupaten Blitar, gerakan ini juga serentak dilakukan di kabupaten/kota se-Jatim yang dikoordinir masing-masing DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota setempat,” kata Kusnadi melalui rilisnya kepada beritajatim.com.

Menurut politisi yang juga Ketua DPRD Jatim ini, gerakan peduli lingkungan ini sesuai arahan DPP PDI Perjuangan agar kader partai khususnya, dan masyarakat pada umumnya, agar lebih memperhatikan dan mencintai lingkungan sekitarnya.

Apalagi, sebut Kusnadi, akhir-akhir ini banyak terjadi musibah bencana alam, yang sebab utamanya karena ulah manusia. Seperti bencana banjir dan tanah longsor, akibat penggundulan hutan.

“Seperti di Desa Ngeni ini, sumber air di sini dulunya berlimpah airnya dan mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga desa sini dan sekitarnya. Sekarang, sumbernya kecil dan malah kering saat kemarau,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Kusnadi, kawasan sekitar sumber air perlu dihijaukan kembali. “Memang, manfaatnya tidak bisa dirasakan secepatnya, bahkan bisa sampai 25 tahun lagi. Tapi kalau tidak kita mulai sekarang, anak cucu kita juga akan sulit mendapatkan air bersih,” tegas Kusnadi.

Selain itu, imbuh Kusnadi, penanaman pohon untuk mengurangi erosi tanah yag dapat mencegah pendangkalan sungai sekitar.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari menambahkan, gerakan menanam pohon ini akan menjadi agenda rutin PDIP Jatim. Gerakan ini melengkapi aksi peduli lingkungan yang telah dilakukan PDIP Jatim, yakni pengurangan pemakaian kemasan plastik untuk minum di acara partai.

“Apalagi, Ibu Megawati juga suka menanam tanaman yang bermanfaat, seperti tanaman hias, buah-buahan dan rempah-rempah,” katanya. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar