Politik Pemerintahan

Cawabup Kediri Dewi Maria Blusukan ke Sentra Budidaya Ikan Hias

Kediri (beritajatim.com) – Sisa waktu kampanye yang tidak lama dimanfaatkan oleh Cawabup Kediri Dewi Maria Ulfa untuk meraih dukungan masyarakat. Pasangan putra Seakab RI Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramono hari ini blusukan ke sentra budidaya ikan hias di Desa Mojosari, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

“Saya berharap bisa mensejahterakan mereka para perternak ikan di Mojosari ini,” kata Dewi Maria Ulfa disela dialog dengan kelompok tani pembudidaya ikan hias, pada Kamis (19/11/2020).

Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri ini menyerap aspirasi para peternak. Dia juga sempat memberi makan ikan di kolam yang dikelola oleh sekelompok masyarakat setempat.

Dari hasil dialog yang ditangkap oleh Mbak Dewi, sapaan akrab perempuan berhijab ini adalah kesenjangan harga ikan. Harga jual ikan di tingkat peternak dengan pasar terpaut selisih yang cukup tinggi.

“Harapannya dari petani langsung ke pasar tidak melalui pengepul. Misalnya harga ikan lele di petani Rp 15 ribu, dipasar Rp 20-22 ribu per kilogram (kg). Karena banyak orang yang terlibat dalam penentuan harga ini,” terang Mbak Dewi.

Masih kata Dewi, kesenjangan harga ikan tersebut terjadi pada jenis konsumsi. Petani menginginkan campur tangan pemerintah untuk mengintervensi agar hasil panen petani dihargai tinggi, sehingga bisa meraup untung.

“Untuk ikan konsumsi bantuannya sudah banyak. Sementara dari kelompok peternak ikan hias minta bantuan untuk kegiatan promosi semacam difasilitasi penyelenggaraan kontes,” imbuh Dewi.

Terpisah, Ketua Pokdakan Cupangsari Mahmud mengakui, adanya beberapa kendala dalam usaha perikanan. Pertama tentang tingginya harga pakan dan lesunya pemasaran, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

“Kami berharap pemerintah bisa membantu kami dalam usaha perikanan ini. Kami butuh permodalan usaha dan bantuan berbagai pelatihan untuk meningkatkan SDM,” katanya. [nm/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar