Politik Pemerintahan

Debat Publik Putaran I Pilkada Jember 2020

Cawabup Ifan: Tak Ada Daerah Miskin, yang Ada Daerah Salah Urus

Jember (beritajatim.com) – Calon bupati Abdus Salam dan calon wakil bupati Ifan Ariadna memandang perlu ada terobosan untuk mengatasi masalah kemiskinan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Caranya mengoptimalkan seluruh sumber daya, baik sumber daya manusia, alam, dan pariwisata.

“Kita harus adaptif dengan situasi pandemi seperti ini. Ekonomi terus berjalan dengan mengoptimalkan potensi pertanian di Jember. Ada 500 ribu tenaga kerja di sana. Dengan itu semua, pertanian di Jember akan meningkatkan kesejahteraan ke depan dan mengurangi kemiskinan,” kata Salam, menjawab pertanyaan calon bupati Hendy Siswanto, dalam debat kandidat pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember putaran pertama di Studio JTV, Surabaya, Minggu (15/11/2020) malam.

Ifan tidak sependapat dengan terminologi kemiskinan. “Apalagi disematkan di Kabupaten Jember. Jember adalah daerah yang sangat subur. Alangkah anehnya kalau masih ada kemiskinan,” katanya.

“Saya sangat percaya daerah miskin dan rakyat miskin tidak ada. Yang ada adalah daerah yang salah urus, dan rakyat yang tidak terurus,” katanya. Ifan percaya, dengan memperhatikan dan menggali semua potensi di Kabupaten Jember, kemiskinan akan punah dengan sendirinya.

Sektor pertanian ternyata juga menjadi tumpuan Hendy Siwanto dalam membuka lapangan kerja padat karya. “Kita tahu 60 persen penduduk Jember adalah petani. Kalau petani hebat, mudah mendapatkan pupuk, harga pasca panen menguntungkan petani, Jember akan terangkat dan maju,” katanya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar