Politik Pemerintahan

Cawabup Gresik Ini Berencana Membuat Ambulan Udara

Cawabup Gresik nomor urut 1, dr Asluchul Alif

Gresik (beritajatim.com) – Cawabup Gresik nomor urut 1, dr Asluchul Alif berencana akan membuat ambulan udara dengan membeli helikopter yang menghubungkan Gresik dengan Pulau Bawean.

Menurut Alif sapaan akrabnya, saat ini di Pulau Bawean sudah ada rumah sakit dan fasilitas yang memadai. Hanya saja, masih kekurangan dokter spesialis. Beberapa kali Pemkab dan DPRD Gresik membuka lowongan dokter spesialis dengan gaji tinggi, namun tidak ada yang berkenan. Salah satunya karena faktor lokasi yang jauh.

“Kami sangat menghargai setiap nyawa warga Gresik. Jangan sampai ada warga yang meninggal gara-gara tidak tertangani dengan cepat. Untuk itu, saya bersama Pak Qosim berencana membeli helikopter dan setiap desa ada satu mobil ambulans,” ujarnya, Senin (19/10/2020).

Sementara itu, istri Asluchul Alif, dr. Shinta Puspitasari mengaku, suaminya merupakan sosok pekerja keras yang sangat menyayangi keluarga. Bahkan, meski ditengah kesibukannya, dokter Alif selalu berkomunikasi dan bercengkrama bersama keluarga.

“Dia suami yang baik, penyabar dan penyayang. Dari dulu jiwa sosialnya dan jiwa kepemimpinannya sangat tinggi. Itu saya lihat sejak kami masih sama-sama dibangku kuliah,” ungkapnya.

Bagi warga yang megenal dokter Alif, kehadirannya senantiasa memberi harapan dan inovasi kalangan anak muda. Saat berkunjung dan menyapa warga di Gresik Selatan, khususnya Balongpanggang dan Benjeng, sambutan masyarakat ini tak hanya ditujukan kepada Cabup M.Qosim, namun juga disampaikan untuk pasangannya dalam Pilbup Gresik yakni Cawabup Asluchul Alif.

“Dokter Alif ngobrolnya enak, ceplas ceplos koyok ambek konco dewe (Gaya komunikasinya Dokter Alif enak didengarnya, blak-blakan seperti teman akrab sendiri),” ujar Agung Prayoga salah satu pemuda asal Balongpanggang, Gresik.

Menurutnya, obrolan dengan khas Jawa Timuran telah membuat komunikasi cawabup nomor urut 1 dengan masyarakat terasa lebih dekat dan akrab. Bahkan, tidak merasa malu untuk berdiskusi dengan siapa saja, termasuk para pemuda desa. Sehingga, anak-anak muda pun bisa lebih bersemangat serta saling tukar ide maupun gagasan.

“Kami berharap agar Qosim-Alif (QA) bisa memperjuangkan peningkatkan ekonomi di tingkat desa dan mampu membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi anak muda,” urainya.

Selain Agung, Rini asal Cerme, Gresik juga mengaku senang dengan sikap dokter Alif. Sebab, orangnya murah senyum dan mudah akrab dengan siapapun. “Dia kepada siapapun tersenyum. Jadi, orang tidak malu untuk menyapa,” paparnya.

Menyikapi hal ini, Asluchul mengungkapkan dirinya memang menjadikan politik sebagai sesuatu yang menyenangkan.

“Kita harus tetap berpikir positif agar tidak mudah sakit hati,” tandasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar