Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Carut Marut Pilkades Probolinggo, Panitia Diduga Tidak Netral

Husnan Taufiq (bermasker) saat mengantarkan surat keberatan kepala Plt. Bupati Probolinggo

Probolinggo (beritajatim.com) – Pilkades serentak di Kabupaten Probolinggo yang akan digelar pada 17 Februari 2022 mendatang, menuai banyak permasalahan, salah satunya di Desa Pikatan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Bakal Calon Kepala Desa setempat Ahmad Fausi, harus digugurkan dengan alasan vaksin ke-dua tidak ada.

Husnan Taufik, Pengacara dari Ahmad Fausi mengatakan bahwa kliennya itu sudah melaksanakan vaksin ke-dua dan mendapatkan surat keterangan dari Puskesmas setempat.

“Dari klien kami sudah lengkap persyaratannya, hanya yang menjadi kendala alasan panitia (Panlih) surat keterangan atau suket tidak memenuhi syarat,” katanya, Rabu (29/12/2021).

Maka dari itu pihaknya akan menggugat panitia pemilihan (Panlih) Kepala Desa Pikatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Makanya kami keberatan, kami sampaikan (surat keberatan) kepada panitia, tembusan kepada BPD, Camat dan Plt Bupati, sebagai syarat untuk menggugat nanti di PTUN,” katanya.

Dari awal menurut Husnan, diduga ada konspirasi dan intimidasi terhadap panitia, pasalnya dari empat bakal calon kepala desa, tiga diantaranya merupakan keluarga dari incumbent.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkab Probolinggo, Priyo Siswoyo mempersilahkan semua pihak yang merasa keberatan dan tidak puas dengan putusan pelaksanaa pilkades untuk menempuh jalur hukum.

“Monggo, dipersilahkan bagi pihak yg belum puas terhada hasil pelaksanaan Pilkades untuk menempuh upaya huku,” ucapnya singkat.

Sementara itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto menghimbau kepada seluruh panitia Pilkades untuk bisa netral dan fair. “Semua bakal calon harus fair dalam berdemokrasi, sehingga yang terpilih menjadi kepala desa benar-benar pilihan rakyat dan panitia harus bisa netral”, tegasnya. (tr/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar