Politik Pemerintahan

Cara Gubernur Khofifah Angkat UMKM Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi pelaku UMKM di Banyuwangi. Dia juga memberikan semangat untuk tetap optimis di tengah pandemi.

Khofifah optimis kondisi ekonomi di Banyuwangi bisa cepat pulih. Pariwisata dan UMKM menjadi salah satu pemicunya.

“Banyuwangi ini sudah menjadi tiga besar destinasi prioritas di Indonesia. Maka harus bersama-sama kita dukung pengembangannya. Untuk itu, sektor riil harus bergerak seiring dengan disiplin penerapan protokol kesehatan,” kata dia.

Pihaknya juga memiliki sebuah gagasan untuk mengangkat UMKM di Bumi Blambangan ini. Salah satunya yaitu membuat peluang pasar ke luar negeri.

“Kami mengunjungi UMKM untuk melihat dan mendengar masukan dari mereka. Kami juga berniat mengkoneksikan UMKM lokal dengan jaringan diaspora yang ada di luar negeri. Ini kita lakukan di semua wilayah Jawa Timur,” kata Khofifah.

Khofifah menyebut, pemulihan ekonomi warga, pemerintah pusat maupun Pemprov telah memberikan berbagai stimulus. Baik BLT, BPNT, Bantuan Subsidi Upah, hingga Banpres-PUM kepada usaha mikro.

“Tidak hanya itu, stimulus perbankan seperti kemudahan pengajuan kredit dan relaksasi kredit juga bertujuan untuk membantu dan mengurangi dampak Covid-19 yang menjadi beban masyarakat di situasi sulit ini. Semoga ini bisa meringankan beban masyarakat di Jawa Timur,” kata Khofifah.

Salah satu tempat yang dikunjungi adalah gerai batik, Seblang. Di tempat ini, Gubernur Khofifah berbincang dengan pelaku batik dan pembatik setempat. Khofifah juga mengunjungi pusat oleh-oleh Osing Deles, yang menjual produk dari ratusan UMKM olahan pertanian dan perikanan.

“Penjualan kami mulai naik, dan melonjak selama long weekend kemarin. Alhamdulillah kemarin yang tertinggi selama pandemi, bisa di atas Rp100 juta per hari. Cukup melegakan karena ramainya toko kami berarti ada perputaran di UMKM olahan pangan dan perikanan, sebab 80 persen produk kami adalah produk olahan pertanian dan perikanan,” ujar Zunita Ahmada, pemilik Osing Deles.

Pihaknya berpesan agar apa yang sudah dilakukan Banyuwangi ini bisa dijaga dengan baik oleh warganya. Aturan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus dipedomani dengan baik.

“Tolong tetap dijaga karena dengan cara inilah kita bisa melakukan adaptasi baru dengan baik, karena kita tidak tahu kapan pandemi ini berhenti. Banyuwangi akan bisa menjadi referensi bagi daerah lain,” kata Khofifah.

Dalam kunjungannya ke Banyuwangi, Khofifah didamping pula Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono, Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim Difi Ahmad Johansyah, dan Kepala OJK Jatim Bambang Mukti Riyadi, serta sejumlah pimpinan bank. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar