Politik Pemerintahan

Camat Tanggul Terancam Hukuman Terberat Penurunan Pangkat

Sekda Jember Mirfano

Jember (beritajatim.com) – Aparatur Sipil Negara (KASN) merekomendasikan agar Camat Tanggul Muhammad Ghozali di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dijatuhi sanksi disiplin sedang. Ia dianggap terbukti bersalah melanggar netralitas aparatur sipil negara dengan mengampanyekan Bupati Faida yang mencalonkan diri kembali dalam pemilihan kepala daerah.

Hal ini ditegaskan KASN dalam surat kepada Bupati Jember bernomor R-988/KASN/3/2020 tertanggal 17 Maret 2020. Surat ini merupakan tindak lanjut atas surat Bawaslu ke KASN tertanggal 26 Februari 2020.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, ada tiga jenis hukuman disiplin sedang, yakni penundaan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, dan yang paling berat penurunan pangkat selama satu tahun,” kata Sekretaris Daerah Jember Mirfano, Selasa (19/5/2020).

Surat dari KASN ini sudah diserahkan Mirfano kepada Bupati Faida pagi ini. “Sanksinya apa menjadi kewenangan pejabat pembina kepegawaian, yakni bupati,” katanya.

Sebelumnya, sebuah klip berdurasi 21 detik menjadi viral di media sosial warga Kabupaten Jember mempertontonkan Muhammad Ghozali sedang mengajari seorang perempuan tua difabel agar mengucapkan ‘salam dua periode’ untuk bupati. Video tersebut dibuat, saat Ghozali menyalurkan bantuan kursi roda dari Dinas Sosial Jember kepada perempuan tua difabel warga Desa Kramat Sukoharjo pada 13 Februari 2020.

Ghozali menuntun ucapan perempuan tua tersebut dan beberapa kali mengoreksinya. Ia didampingi seorang pria lainnya. “Terima kasih, Pak Bupati,” kata perempuan itu.

“Ibu,” sahut Ghozali mengoreksi.

Perempuan tua itu pun membetulkan pernyataannya: “Ibu Bupati atas bantuannya, terima kasih banyak.”

Lalu Ghozali melanjutkan ucapannya yang ditirukan sang perempuan itu. “Semangat Bu, salam dua periode.” Tangan kiri si perempuan tua mengacungkan jempol dan dua jari tangan kanannya membentuk V.

Belakangan, Ghozali mengakui video tersebut. “Pikiran saya lagi, kan belum masa penetapan calon. Tapi sudahlah. Yang penting saya tidak ada niatan itu,” katanya. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar