Politik Pemerintahan

Tunggu Tahapan Resmi KPU

Calon Perseorangan ‘Malang Jejeg’ Mulai Blusukan Sambang Dulur

Malang (beritajatim.com) – Mundurnya jadwal tes kesehatan paslon perseorangan berjargon Malang Jejeg, Heri Cahyono dan Gunadi Handoko, ternyata membuat beberapa tahapan ikut molor.

Seperti tahapan penetapan paslon, yang awalnya dijadwalkan pada 4 Oktober 2020, juga harus mundur. Hingga kini, Malang Jejeg juga masih menunggu keputusan resmi dari KPU Kabupaten Malang untuk tahapan selanjutnya yang harus diikuti.

“Tidak mas, masih menunggu tahapan resmi dari KPU. Karena tes kesehatan mundur, jadwal penetapan jadi ikut mundur. Kalau jadwalnya secara resmi belum ada dari KPU, tapi perkiraan penetapan tanggal 13 dan pengundian tanggal 14,” ujar Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga, Minggu (4/10/2020).

Meski begitu, kondisi tersebut tidak menyurutkan Malang Jejeg untuk mematangkan persiapan. Sutopo mengaku bahwa saat ini pihaknya tetap melakukan penguatan struktur-struktur yang ada di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Malang. “Tidak mengganggu, kami tetap melakukan blusukan, sambang dulur (struktur) tim Malang Jejeg,” imbuh Soetopo.

Sementara untuk lumbung suaranya, Malang Jejeg mengaku sudah tersebar dan merata di 378 desa dan 12 kelurahan se Kabupaten Malang. Hal itu, berdasarkan pemetaan pada hasil verifikasi faktual lalu.

“Hasil verifikasi faktual dengan metode sensus by name by adress kita mendapat dukungan 138 ribu lebih, dan itu dukungan real. Dan itu merata di 390 desa dan kelurahan. Dan Insya Alloh, tim sudah siap menghadapi tahapan kampanye,” tegas Soetopo.

Beberapa hal yang menjadi fokus ‘Malang Jejeg’ adalah pendidikan gratis, kesehatan gratis, layanan adminstrasi kependudukan (adminduk) dapat selesai di desa dan menciptakan lapangan pekerjaan. [yog/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar