Politik Pemerintahan

Caleg Golkar, PKS, PKB dan Nasdem di Banyuwangi Bersatu

Banyuwangi (beritajatim.com) – Inisiatif yang dilakukan oleh empat calon legislatif di Banyuwangi patut dijadikan contoh yang baik. Di tengah iklim politik yang mengedepankan persaingan, tapi mereka justru kompak bersatu.

Mereka adalah, Nanang Nurul Yaqin dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cung Lianto dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Hadi Susanto dari Partai Golongan Karya (Golkar) dan Imro’atul Husna dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Meski berbeda bendera, tapi asal mereka sebenarnya sama. Yakni dari sejumlah desa di Kecamatan Licin.

Wujud awal dari langkah mereka tercermin dari pemasangan banner yang berisikan foto dan nama keempatnya. Banner itu bahkan telah terpasang di 39 titik di seluruh penjuru Kecamatan Licin.

Cara mereka ini tergolong unik, lantaran belum pernah dilakukan caleg di Bumi Blambangan. Bahkan, mungkin oleh calon wakil rakyat dari daerah lain di negeri ini.

Alasan mereka melakukan ini tak lain lantaran ingin mengisi pesta demokrasi yang sejuk dan damai. Terlebih, mereka ingin maju bersama dengan mengusung keberhasilan daerahnya.

“Kita tidak ingin terbawa arus politik di Jakarta, di Surabaya. Tapi di Kecamatan Licin yang kita inginkan adalah perdamaian, tali silaturahmi, kerukunan antar masyarakat walaupun berbeda partai. Tapi tujuannya sama, untuk mewakili masyarakat sini,” kata Cung Lianto, Jumat (8/2/2019).

Suasana ini tentunya menjadi pelajaran bagi publik, maupun para pimpinan partai politik. Pasalnya, contoh yang dilakukan oleh para caleg ini memberikan pemahaman akan pentingnya wakil daerah yang maju di daerah dengan pemilih yang sedikit.

“Bahwa satu wilayah yang sudah memiliki satu hak suara diberi kelonggaran untuk melakukan pemilihan sendiri artinya distrik murni. Supaya Kabupaten Banyuwangi ada yang mewakili daerah di Jakarta pilihan di Banyuwangi, di Jawa Timur juga demikian, memilih wakil langsung dari Banyuwangi tidak usah dari orang luar,”

“Begitu juga di Kecamatan Licin. Pilih wakil dari Kecamatan Licin sendiri. Begitu juga kecamatan lain, pilih wakilnya dari kecamatan masing-masing. Daerah ini satu-satunya yang tidak memiliki wakil di DPRD Banyuwangi,” kata Nanang Nurul Yaqin.

Para caleg ini mengaku bersatu tanpa pamrih untuk kepentingan daerahnya. Bahkan, saat melakukan sosialisasi ke masayarakat pun mereka tampak kompak bersama.

“Kita ingin menyatukan teman-teman dari beragam partai ini. Kita juga ingin berjuang bersama, termasuk mengamankan masyarakat agar tidak gontok-gontokan dan mendinginkan suasana serta memberikan pemahaman kepada mereka agar selalu semangat bersama. Rencananya, kita juga akan kampanye bersama,” ujar Hadi Susanto.

Kebersamaan mereka ini juga mencolok perhatian kalangan masyarakat. Pasalnya, dari empat caleg terselip satu partai pengusung berasal dari kelompok oposisi.

“Ya, pertama kita tahu kami berasal dari kelompok oposisi. Tapi saya ada dua alasan. Pertama, saya memilih memasang banner bersama karena ingin suasana Pemilu yang semakin memanas ini bisa lebih sejuk seperti halnya suhu di Licin ini,”

“Kedua kami ingin berjuang bersama, agar nantinya di Licin ini ada wakil sendiri untuk mewujudkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sini,” kata Imro’atul Husna.

Meski dari ketiga partai lainnya beroposisi, tapi khusus di Kecamatan Licin mereka berkoalisi. Bahkan, mereka kompak bertekad mewujudkan nilai kebersamaan demi persatuan dan kesatuan NKRI.

“Walaupun berbeda, tapi kita ingin tunjukkan bahwa NKRI harga mati,” pungkasnya. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar