Politik Pemerintahan

Pantau Penyaluran BLT Dana Desa

Cak Thoriq: Yotrone Damel Tumbas Bahan Makanan

Bupati Lumajang Thoriqul Haq (topi hitam)

Lumajang (beritajatim.com) – Bupati Lumjang Thoriqul Haq memantau langsung proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Balai Desa Denok, Kecamatan Lumajang, Jumat (1/5/2020). Hal ini untuk memastikan tepat sasaran dan transparansi dengan memajang data di kantor desa.

Thoriq mengatakan, para penerima BLT dana desa merupakan warga kurang mampu yang tidak tercover dalam PKH maupun BPNT dari pemerintah, serta secara ekonomi terdampak akibat wabah Covid-19.

“Yang mendapat BLT dana desa adalah orang-orang yang tidak dapat PKH dan tidak dapat BNPT. Nah, pemerintah daerah yang berkebijakan melakukan langkah-langkah untuk membantu. Jadi daerah juga tidak boleh diam. Daerah juga tidak berpangku tangan,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang juga terus mengupayakan agar semua masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 tertangani dengan baik. Sementara, BLT dana desa yang diterimakan kepada masyarakat sebesar Rp 600 ribu per bulan. Pemberian bantuan dilakukan selama tiga bulan.

Cak Thoriq berpesan kepada masyarakat agar BLT tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Yotrone didamel tumbas (uangnya dibuat beli, red) bahan makanan, damel memenuhi kebutuhan makan rumah masing-masing,” paparnya.

Camat Lumajang Abdul Basar yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan seluruh penyaluran BLT dana desa di akan dipantau oleh Bupati Lumajang. “Seluruh bantuan dipantau langsung oleh Bapak Bupati, supaya Bapak Bupati mengetahui bahwa penyaluran BLT sesuai mekanisme,” pungkasnya. [har/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar