Politik Pemerintahan

Cak Thoriq Tutup Jalan Desa Bagi Truk Tambang Pasir

Lumajang (beritajatim.com) – Pemaksanaan puluhan sopir truk untuk melintas jalan Desa Jarit dan Jugosari Kecamatan Candipuro yang ditutup warga hingga nyaris bentrok mendapat tanggapan Bupati Lumajang.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq tetap melarang para sopir melintas di jalan desa sesuai dengan kesemendapat pakatan awal.

“Kalau jalan sudah ditutup untuk truk tambang, jangan ditawar lagi atau memaksa,” ungkap Cak Thoriq sapaan akrban orang nomer satu di Lumajang itu pada wartawan, Rabu (20/2/2019).

Menurut dia, sesuai perjanjian antara warga, armada sopir truk dan pengusaha akan beroperasi saat jalur khusus tambang rampung. Namun, adanya pemaksaan sopir truk dan muncul kesepakatan baru untuk melintas jalan desa dibatalkan.

“Mari kita hormati kesepakatan awal di PKK, jangan membuat kesepakatan baru.” paparnya.

Penutupan jalan desa bagi armada truk tambang, dikarenakan kerusakan sangat parah dan bisa memakan anggaran negara sebesar Rp. 9 Milyar. Padahal, pendapatan daearah dari pasir di tahun 2018 hanya mencapai Rp.8 milyar.

“Adanya jalur tambang bagi truk adalah solusi, hormati keputusan saya,” paparnya.

Bupati menyayangkan ada perusahan tambang PT. JLS enggan melakukan pembuatan jalur bagi truk. Dirinya akan mencabut ijin tambang bila tidak kooperatif untuk menyelesaikan tanggungan jalur tambang bagi armada truknya. (har/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar