Politik Pemerintahan

Cahyono Pimpin PWI Malang Raya

Malang (beritajatim.com) – Cahyono, wartawan Harian Bhirawa Surabaya, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya.

Dalam konferensi PWI Malang Raya di Hotel Atria, Sabtu (19/12/2020), Cahyono mengandaskan harapan Ariful (Harian Memorandum), ketua PWI Malang Raya sebelumnya, dan Muhaimin (New Malang Pos).

“Bermodal kepercayaan rekan-rekan sekalian, saya ingin menunaikan kewajiban dan tanggung jawab ini sepenuh hati. Tujuannya, demi kebaikan bersama seluruh anggota PWI Malang,” tegas Cahyono usai ditetapkan sebagai ketua.

Konferensi PWI Malang Raya berlangsung di Hotel Atria yang dipimpin pengurus PWI Jatim. Sejumlah pengurus PWI Jatim datang dan mengikuti konferensi tersebut, di antaranya Ainur Rohim (Ketua), Mahmud Suhermono (Wakil Ketua Bidang Organisasi), Lutfil Hakim (Wakil Ketua Bidang Kerja Sama), Eko Pamuji (Sekretaris), dan Teguh LR (Bendahara).

Proses konferensi berlangsung dinamis dengan iklim demokrasi yang kuat. Sekali pun sempat diwarnai perdebatan cukup sengit, terutama saat pembahasan tata tertib dan mekanisme pemilihan ketua, akhirnya sebanyak 28 pemilik suara dalam konferensi PWI Malang mampu bersikap demokratis. Sebanyak 19 pemilik suara sepakat memilih dan mendukung Cahyono sebagai ketua PWI Malang Raya periode 2020-2023.

Sebanyak 5 orang formatur kemudian dipilih dan ditetapkan. Mereka bersidang untuk menyusun inti kepengurusan PWI Malang Raya 3 tahun ke depan. Kelimanya adalah Cahyono (Ketua terpilih), Eko Pamuji (Wakil PWI Jatim), Sugeng Irawan, Eko Nurjahjo, dan Taufik (Ketiganya dari PWI Malang Raya). Tiga pengurus inti PWI Malang berhasil ditetapkan, yakni Cahyono (Ketua), Muhaimin (Sekretaris), dan Endang S (Bendahara).

Ketua PWI Jatim, Ainur Rohim, mengatakan, dalam 3 tahun ke depan, pengurus PWI Malang Raya di bawah pimpinan Cahyono harus mampu mengonsolidasikan kekuatan internalnya, sehingga integrasi antarpengurus dan antara pengurus dengan anggota berjalan baik dan maksimal.

“Kompak dan satu kesatuan policy serta tindakan dalam menjalankan organisasi. Ini penting, agar program organisasi berjalan dengan maksimal dan memberikan kemanfaatan kepada banyak pihak di Malang Raya,” katanya.

Hal lain yang ditekankan Ainur adalah relasi dengan dunia pendidikan tinggi di Malang Raya harus diintensifkan dan diperkuat. Sebagai kawasan pendidikan tinggi penting di Jatim dan Indonesia, di Malang Raya ada sejumlah perguruan tinggi dengan reputasi akademik jempolan, seperti Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Negeri Malang (UM), UIN Maulana Malik Ibrahim, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Malang, dan lainnya.

Penguatan relasi dengan perguruan tinggi itu, tegas Ainur, penting maknanya dalam konteks peningkatan kapasitas, kompetensi, dan akseptabilitas ilmu pengetahuan bagi wartawan dan keluarganya. “Misalnya, jika ada peluang MoU dengan UB, UM, UMM, dan perguruan tinggi lain dalam rangka peningkatan jenjang pendidikan formal bagi wartawan, seperti kuliah S-2, maka peluang tersebut mesti ditangkap dan dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ingat Ainur.

Dalam konteks ini, tambahnya, PWI Jatim telah menjalin sinergi dan relasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Jatim. Misalnya, dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Universitas Negeri Jember (UJ), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan lainnya. Dengan Unair Surabaya, pada tahun 2017-2019, sebanyak 10 wartawan anggota PWI Jati berkesempatan menempuh pendidikan S-2 di sana dan sebanyak 9 wartawan telah lulus dengan baik dan satu lainnya meninggal dunia ketika dalam proses pendidikan. Sedangkan dengan UJ Jember, saat ini sebanyak 5 anggota PWI Jember kuliah S-2 di berbagai jurusan di PTN tersebut, dengan mendapatkan fasilitas beasiswa dari UJ Jember.

“Dalam pandangan PWI Jatim, peluang mendapatkan kesempatan serupa di Malang Raya ini sangat terbuka dan besar. Karena itu, peluang tersebut mesti kita ikhtiarkan bersama. Ini semua demi peningkatan kapasitas dan kompetensi wartawan anggota PWI,” kata Ainur Rohim. [air/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar