Politik Pemerintahan

Cabup Hendy Siswanto: Bagaimana Amalkan Pancasila Kalau Belum Hapal?

Jember (beritajatim.com) – Calon bupati Hendy Siswanto mengkritik konsep pelaksanaan pembangunan berdasarkan Pancasila yang menonjolkan aspek gotong-royong yang dikampanyekan pasangan calon bupati Abdus Salam dan calon wakil bupati Ifan Ariadna.

Kritik ini dilontarkan Hendy, dalam debat publik putaran ketiga Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, di Surabaya, Selasa (1/12/2020) malam. “Untuk mengamalkan Pancasila dengan nilai-nilai luhurnya bukan hanya sila ketiga. Ada sila-sila yang lain yang harus dipahami keterkaitannya,” katamya.

“Jadi betul-betul bisa nyata dampaknya. Kalau hanya satu sisi saja, mungkin justru ini menimbulkan tanda tanya. Bagaimana Anda bisa mengamalkan Pancasila, kalau ada beberapa sila yang lain Anda masih belum hapal di situ?” kata Hendy.

Sebelumnya, Ifan Ariadna mengatakan, Pancasila harus mewarnai semua lini kehidupan. “Kita dalam membuat kebijakan harus mencerminkan jiwa Pancasila, di mana dari sila pertama hingga sila kelima harus tergambarkan dalam sebuah program kerja yang ada. Yang jelas Pancasila akan mewarnai setiap kebijakan, setiap langkah, yang insya Allah bisa menyejahterakan warga Jember,” katanya.

“Kita perlu bersatu bagaimana membangun perekonomian di Jember, seperti bunyi sila ketiga: persatuan. Persatuan itu untuk memperkokoh. Oleh karena itulah, di visi kami, kami mencantumkan gotong royong membangun Jember yang adil, maju, dan sejahtera. Gotong royong adalah simbol persatuan,” kata Ifan.

Salam mengatakan, Pancasila bukan hanya untuk dihapal dan dibaca. “Tapi benar-benar kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Visi misi kami sudah jelas: gotong royong membangun Jember yang maju, adil, dan sejahtera. Di sini sudah mencerminkan nilai luhur,” katanya. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar