Politik Pemerintahan

HUT ke-726

Bupati Tuban Minta Program Pengentasan Kemiskinan Dievaluasi

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai puncak dari Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tuban yang ke-726, Pemkab Tuban bersama jajaran Forkopimda serta semua elemen masyarakat mengikuti upacara di Alun-alun setempat, Selasa (12/11/2019).

Pada kesempatan itu, juga diserahkan penghargaan kepada kurang lebih 90 penerima, diantaranya juara 1 MTQ, Duta Pemuda Jawa Timur, Kepala Desa Berprestasi, serta pemenang Lomba Green and Clean TP PKK Kabupaten Tuban. Pada momen tahunan ini, Bupati Tuban H. Fathul Huda berharap ada evaluasi program pengentasan kemiskinan.

Fathul Huda menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan di Kabupaten Tuban, baik OPD anggota DPRD, kalangan pengusaha serta masyarakat. Terutama kepada Kepala Desa yang menjadi ujung tombak pembangunan di Bumi Wali.

Lebih lanjut, berbagai prestasi dan capaian yang diraih merupakan hasil jerih payah semua pihak yang saling bersinergi. Salah satunya di sektor pertanian dan ketahanan pangan yang telah berhasil mencapai target produksi tertinggi di Jawa Timur.

“Kabupaten Tuban bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI berhasil mengembangan bibit jagung hibrida. Tahun depan akan didirikan perusahaan sortir bibit. Serta dua tahun mendatang ditargetkan mampu mengekspor bibit jagung,” ungkap Bupati Tuban saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan tersebut, bupati dua periode ini juga menekankan perlunya evaluasi terhadap program pengentasan kemiskinan di Tuban. Pasalnya, Pemkab terus berupaya menekan angka kemiskinan hingga menyentuh 15,31 di 2019.

“Salah satunya kevalidan data masyarakat miskin yang harus terus diperbarui dan divalidasi. Data yang valid akan digunakan sebagai dasar program pengentasan kemiskinan diantaranya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Tidak hanya itu, Pemkab Tuban juga berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,16 persen dari tahun sebelumnya sebesar 5 persen,” tegasnya.

Bupati juga menginstruksikan kepada OPD agar terus mendengarkan semua kritik dan aduan dari masyarakat. Tidak hanya itu, OPD juga harus mampu mengembangkan inovasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik yang semakin baik. Walhasil, terrkait dengan inovasi yang dikembangkan itu, Kabupaten Tuban menempati peringkat 5 di tingkat provinsi Jawa Timur, serta menempati peringkat 16 dari kurang lebih 500 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Di hadapan peserta perayaan HUT Tuban Bumi Wali itu, bupati berharap Hari Jadi Tuban menjadi momentum semakin meningkatkkan rasa syukur atas capaian kinerja pemerintahan. Juga pembangunan yang telah dicapai serta prestasi yang telah diraih pemerintah Kabupaten Tuban.

“Ini juga sebagai momentum pengobar semangat untuk terciptanya Kabupaten Tuban yang semakin maju dan sejahtera. Sejalan dengan tema Tiada Henti Berinovasi untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Tuban Bumi Wali,” pungkasnya. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar