Politik Pemerintahan

Bupati Trenggalek Harapkan Inovasi Harmonis Mantap Bersinergi dengan Program Yang Sehat Yang Beruntung

Trenggalek (beritajatim.com) – Di samping menerapkan protokol kesehatan, menjalankan pola hidup sehat juga menjadi salah satu hal yang cukup penting di masa pandemi saat ini. Selain itu, deteksi dini juga diharapkan dapat mengurangi potensi risiko terhadap kesehatan.

Akan tetapi tidak semua masyarakat memiliki tingkat kesadaran yang sama untuk melakukan cek kesehatan. Maka perlu adanya langkah promotif preventif melalui cek kesehatan gratis sehingga masyarakat mengetahui secara dini resiko penyakit yang mungkin diderita.

Untuk itu, Kapolres Trenggalek menginisiasi sebuah inovasi bernama Harmonis Mantap (Harapan Masyarakat Optimis untuk Hidup Sehat) sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di masa pandemi ini.

“Dengan setiap masyarakat dicek kesehatannya secara gratis ini kemudian mereka mengetahui resiko-resiko penyakit yang mungkin diderita,” tutur Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat pelucuran inovasi Harmonis Mantap di Balai Desa Bendorejo Kecamatan Pogalan, Selasa (4/4/2021).

“Harapannya nanti tidak ada penyakit yang kemudian semakin parah atau semakin buruk menyertai, karena kalau dilihat di Trenggalek ini tingkat kematian paling tinggi komorbitnya ini diabetes, kemudian hipertensi, di mana penyakit-penyakit itu sebenarnya bukan disebabkan oleh bakteri atau virus atau apa, tetapi karena gaya hidup,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati Nur Arifin juga mengatakan bahwa inovasi Harmonis Mantap sejalan dengan program Pemkab Trenggalek, yang sehat yang beruntung. Yaitu program peningkatan standar kualitas kesehatan melalui pemberian insentif bagi keluarga pra-sejahtera yang mau melaksanakan pola hidup sehat.

“Saya minta nanti Pak Kadinkes, disinergikan dengan program kita juga, yang sehat yang beruntung, kalau selama ini yang sakit dibayari Pemerintah, sekarang kita mencoba dari kelurga miskin di luar penerima PKH, yang mau hidup sehat itu diberi insentif,” terangnya.

“Untuk apa? Kalau di rumah tidak ada yang merokok, yang ibu hamil rutin periksa kandungan, yang sepuh rutin ikut posyandu lansia, termasuk rutin cek kesehatan seperti ini,” lanjut Bupati Nur Arifin. [nm/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar