Politik Pemerintahan

Bupati Sidoarjo Sampaikan Gambaran Umum Evaluasi Pencapaian Kinerja OPD 2019

Saiful Ilah Bupati Sidoarjo 2010-2020

Sidoarjo (beritajatim.com) Р Dipenghujung tahun 2019, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah sampaikan gambaran umum evaluasi pencapaian kinerja OPD nya selama tahun 2019 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sidoarjo di pendopo Delta Wibawa, Jumat, (19/12/2019).

Bupati Sidoarjo H. Saiful llah mengatakan Pemkab Sidoarjo telah melaksanakan pembangunan infrasruktur maupun pelayanan publiknya sampai diujung tahun 2019 ini.

Seperti pembangunan infrastruktur peningkatan jalan dan pelayanan publik yang semakin baik. Mal Pelayanan Publik (MPP) yang telah dibuat sudah ditempati 23 instansi dengan jumlah 170 layanan. MPP tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Sidoarjo.

Sedangkan untuk investasi Kabupaten Sidoarjo juga mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. “Untuk investasi di penghujung tahun 2019 sampai dengan tri bulan ke IV sebesar Rp. 22.958.867.247.660,” kata H. Saiful llah.

Dijelaskan bupati, Pemkab Sidoarjo telah berkomitmen untuk melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di semua sektor. Peningkatan pelayanan publik tersebut melalui inovasi pelayanan publik.

Hal tersebut sesuai dengan RPJMD Kabupaten Sidoarjo tahun 2016-2021 yang mengatakan setiap perangkat daerah diwajibkan memiliki minimal satu inovasi pelayanan publik.

Inovasi-inovasi yang dikembangkan oleh OPD tersebut  beberapa telah mendapatkan penghargaan di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

Salah satunya penghargaan yang membanggakan di akhir tahun ini yakni predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang keenam kalinya diraih Kabupaten Sidoarjo berturut-turut.

“Penghargaan tersebut merupakan pencapaian kinerja bersama seluruh OPD yang berkomitmen untuk membuat pelaporan keuangan yang sistemable, tertib aturan dan dapat dipertanggungjawabkan,” papar H. Saiful llah.

Masih menurut Abah Saiful, penghargaan tidak hanya diraih Pemkab Sidoarjo saja. Beberapa bulan lalu, masyarakat Sidoarjo juga mendapatkan penghargaan dari Provinsi Jawa Timur. Yakni Kelompok Asuhan Mandiri Desa Jemundo Kecamatan Taman yang mendapatkan penghargaan Desa Pengembangan Tanaman TOGA terbaik se Jawa Timur.

Setelah itu, RSUD Kabupaten Sidoarjo juga telah mengimplementasikan pencanangan green hospital yang dicanangkan Gubernur Jawa Timur. Implementasi green hospital tersebut menobatkan RSUD Sidoarjo menjadi juara I Green Hospital pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 Tahun 2019 oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Dan yang terbaru, pada 19 November 2019, Kabupaten Sidoarjo menerima penghargaan Kategori Kepala Daerah Komitmen Tinggi Peduli Ketahanan Pangan Kategori Inovasi Pengembangan Pangan Lokal (SIMAVORA). Penghargaan diserahkan Gubernur kepada Bupati saat Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-39 Provinsi Jawa Timur di Jatim Expo,” sebut dia.

Setelah RSUD, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Sidoarjo, menerima penganugerahan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, pada tanggal 10 Desember 2019 di Jakarta.

Penganugerahan ini diberikan kepada DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo atas aplikasinya yang telah terintegrasi dengan OPD Teknis terkait. Dan penghargaan yang baru saja yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur adalah BUMD Award kategori BPR Kabupaten/Kota, pada tanggal 17 Desember 2019 lalu di Shangrilla Hotel Surabaya.

Disisi lain bupati mengatakan menghadapi musim hujan tahun ini, BPBD Sidoarjo bersama instansi terkait telah melaksanakan program yang urgen. Program tersebut diawali dengan pelaksanaan apel siaga bencana pada 4 Desember 2019 lalu serta mendirikan posko kesiap-siagaan bencana terpadu.

Selain itu simulasi penanganan bencana angin puting beliung, pelatihan relawan Penanggulangan Bencana (PB), Pembentukan Desa Tangguh Bencana di Desa Tambak Rejo dan Tambak Sumur serta pembentukan sekolah tangguh bencana di SDN Sidokare I dan SMPN 1 Waru telah dilakukan. “Penyusunan rencana kontijensi atau upaya sitematis bencana banjir berbasis Kecamatan juga sudah dilakukan,” jelas orang nomor satu di Sidoarjo itu.

Bupati menyadari kegiatan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo telah mencapai keberhasilan, walaupun masih ada kekurangan dan hambatan. Namun hal tersebut menurutnya menjadi semangat untuk berpacu meraih prestasi dan berinovasi demi mewujudkan Sidoarjo yang Inovatif, Sejahtera, Mandiri dan Berkelanjutan. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar