Politik Pemerintahan

Bupati Sidoarjo Resmikan Pamsimas Desa Sidomulyo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Permasalahan air bersih yang selama ini mendera warga Desa Sidomulyo, Krian, kini sudah teratasi. Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun 2018 di Desa Sidomulyo Kecamatan Krian, resmi dibuka oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah Sabtu (20/4/2019).

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, mengatakan bahwa Pamsimas merupakan program andalan nasional untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat. ”Layaknya PDAM. Tapi, ini skalanya desa. Warganya sendiri sebagai pengelola,” kata H. Saiful llah.

Pembangunan Pamsimas ini untuk meningkatkan jumlah warga masyarakat yang kurang terlayani. Ini untuk
masyarakat berpenghasilan rendah di agar dapat mengakses pelayanan air minum, dan sanitasi serta meningkatkan penerapan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat. “Komitmen yang tinggi dari desa dan masyarakat merupakan kunci sukses program Pamsimas,” imbuh dia.

Air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Oleh karena itu pihaknya berupaya membangun fasilitas air bersih sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan air yang memenuhi standar kesehatan.

H. Saiful Ilah mengapresasi program Pamsimas karena masyarakat tidak semata-mata menjadi obyek pembangunan, melainkan ikut serta menjadi subyek. “Masyarakat diajak secara langsung dimulai dari perencanaan, pembangunan, hingga pemeliharaan sarana,” paparnya.

Mengingat program tersebut dari warga untuk warga maka ia berharap warga memelihara dan menjaga prasarana yang telah dibangun sebagai salah satu upaya mempertahankan masa guna sarana prasarana.

Sidomulyo menjadi salah satu di antara 15 desa di Kabupaten Sidoarjo yang dipilih sebagai penerima program Pamsimas. “Mudah-mudahan program ini terus berlanjut. Namun Air Pamsimas masih belum layak langsung di minum, harus di masak dulu untuk diminum, karena kandungan mineral tinggi,” terang Camat Krian Agus Maulidy.

Kepala Desa Sidomulyo Kusnadi mengatakan bahwa penerima manfaat air bersih belum terjangkau seluruh warga di Sidomulyo. Untuk sementara, hanya 1.000 jiwa lebih dulu yang bisa menjangkaunya. ”Bertahap untuk seluruh warga. Saat ini, hanya empat RT dulu,” rincinya. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar