Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Bupati Sidoarjo Lunasi Ganti Untung Lahan Frontage Road Aloha Gedangan

Bupati Gus Muhdlor memberikan pelunasan ganti untung secara simbolis kepada Jidah Supartiningsih

Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) terus mengawal proses pembebasan lahan untuk kebutuhan Frontage road Aloha-Gedangan.

Bupati muda ini berharap proses pembebasan lahan selesai secepatnya khususnya untuk ruas di sebelah timur Jalan Raya Aloha hingga belakang Stasiun Kereta Api Gedangan.

“Kita ingin proses pembebasan lahan bisa cepat diselesaikan,” ujar Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) ketika menghadiri pembayaran pembebasan lahan secara simbolis kepada pemilik lahan di Kantor Kecamatan Gedangan, Kamis (25/11/2021).

Tercatat ada 23 bidang termasuk 2 bangunan musalla yang sudah dalam proses appraisal (menentukan nilai jual sebuah aset yang dimiliki seseorang), di sebelah timur Jalan Raya Aloha hingga belakang Stasiun Kereta Api Gedangan.

Sebanyak 14 bidang sudah bersedia menerima proses pembayaran, dan 3 bidang sudah menerima pembayaran. Semua bidang tersebut masuk wilayah Desa Gedangan Kecamatan Gedangan.

Bupati Gus Muhdlor memberikan pelunasan ganti rugi secara simbolis kepada Jidah Supartiningsih

Ketiga warga yang sudah menerima ganti rugi itu yakni atas nama Jidah Supartiningsih, Radi Sardjono dan Siti Ngaisah dengan total pembayaran Rp 3,71 miliar.

Alumnus Unair Surabaya itu berharap warga yang tanahnya terkena dampak pembangunan frontage road itu segera menyetujui agar bisa langsung diproses pembayarannya, dan Dinas Pekerjaaan Umum BM dan SDA segera melakukan pembongkaran.

Semakin cepat penyelesaian ganti rugi lahan semakin baik dan pembangunan frontage road bisa selesai sesuai target.

“Kita berharap warga yang tanahnya terkena dampak proyek pembangunan frontage road bisa segera menyetujui proses pembebasan lahan. Mengingat ini untuk kepentingan publik. Pembangunan frontage road ini harus segera selesai sampai Buduran. Demi mengurai kemacetan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat,” pungkas putra KH Agoes Ali Masyhuri Pendiri Pesantren Progresif Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo itu. (isa/ted)

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar