Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Bupati Sidoarjo Ingin Lahan Mangkrak di Krembung Berfungsi Kembali

Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali akan memungsikan kembali lahan persawahan seluas 23 hektar yang mangkrak selama tujuh tahun. Lahan yang berada di Dusun Gempolrawan, Desa Kedungrawan, Kecamatan Krembung tersebut merupakan tanah kas desa dengan luas sekitar 3 hektar dan sisanya milik 76 orang warga setempat.

Kendala yang dihadapi para petani saat dilakukan penanaman padi tidak pernah berhasil atau selalu gagal panen. Penyebabnya karena sistem pengairan di sawah tersebut tidak ada, hal ini yang menyebabkan kualitas tanaman pagi tidak bagus karena banyak ditumbuhi rumput.

“Permasalahannya ini air bisa masuk ke persawahan tapi tidak bisa keluar karena tidak ada saluran irigasinya. Kalau ditanami padi kualitasnya jadi buruk dan akan gagal panen karena banyak ditumbuhi rumput liar,” ujar H. Ahmad Muhdlor, sapaan akbrab Bupati Sidoarjo, Jumat (14/1/2022).

Gus Muhdlor menilai, lahan itu bisa kembali diproduktifkan oleh petani dengan catatan dibuatkan saluran irigasi baru. Bupati muda itu sudah minta ke Dinas PU BM SDA untuk membuatkan tiga saluran irigasi baru dengan lebar sekitar 3,5 meter dan panjannya sekitar 250 meter, saluran irigasi ini akan tembus sampai saluran buangan atau Kali Balong.

“Segera akan kita buatkan saluran irigasi baru, nanti dibuatkan tiga saluran di lahan sawah ini supaya petani bisa kembali memanfaatkannya, Lahan kembali jadi produktif,” papar putra KH Agoes Ali Masyhuri pengasuh Pesantren Progresif Bumi Shalawat itu.

Mengutip data dari Badan Pusat Statisik (BPS) tahun 2014 untuk lahan satu hektar bisa menghasilkan padi giling sekitar 5.7 ton. Bila lahan di wilayah dusun Gempolrawan itu kembali diproduktifkan maka akan menghasilkan 131 ton dalam satu tahun. [isa/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar