Politik Pemerintahan

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Pimpin Operasi Got Bersihkan Sampah

Bupati Sugiri Sancoko membersihkan sampah di aliran air jalan Subokastowo. (Foto/Endra Dwiono

Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil bupati Lisdyarita menabuh genderang perang terhadap sampah. Pasangan yang pada Pilkada tahun lalu identik dengan juluk Rilis (Sugiri-Lisdyarita) itu mengajak ratusan relawan untuk bersama-sama membersihkan sampah di saluran air yang ada di kota reyog.

“Hari ini menandai perang terhadap sampah. Kita lakukan kerja bakti operasi got dari sampah yang menyumbat,” kaya Sugiri Sancoko, Minggu (7/3/2021).

Sugiri yang berangkat hanya menggunakan sandal jepit itu menyebut bahwa operasi got ini akan dilakukan setiap bulan sekali. Tentu dengan melibatkan semua elemen masyarakat. Sebab, ia ingin budaya gotong-royong ini bisa menjadi solusi mengurai masalah sampah di Ponorogo.

“Pakai sandal jepit ini, ya karena sungguh-sungguh ingin membersihkan got, masa mau masuk got pakai sepatu nanti malah basah,” katanya.

Dengan terjun langsung itu, Sugiri menjadi tahu banyaknya sedimen yang membuat saluran air jadi tersumbat. Menurutnya, ada ribuan sampah yang tidak bisa diurai dalam waktu pendek, sehingga butuh penanganan luar biasa. Salah satunya operasi got ini.

“Kalau mengandalkan petugas kebersihan saja, saya rasa tidak cukup. Masyarakat harus sadar dan terlibat dalam proses, bagaimana kita terbebas dari sampah di masa depan,” katanya.

Ratusan relawan yang ikut dalam kerja bakti operasi got ini, tersebar di wilayah kota untuk membersihkan saluran air atau got. Gerakan ini, nantinya juga akan menjalar ke desa-desa.

Dia mencanangkan anggaaran Rp 10 juta per RT (rukun tetangga) itu, salah satunya juga untuk menyelesaikan hal-hal seperti ini. Dengan musyawarah per RT atau lingkungan, maka kesadaran akan muncul dari tingkat akar rumput. Sehingga pemerintah yang berada diatas tidak terkesan menekan untuk gotong-royong membersihkan sampah ini.

“Masalah sampah ini tidak boleh saling menyalahkan. Ayo gotong-royong problem sampah ini dituntaskan bersama. Betapa pentingnya mengelolanya, supaya kelak tidak meninggalkan sampah untuk masa depan anak cucu kita,” pungkasnya. (end/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar