Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan: Teknis Reaksi Strategis Solusi Atasi Kemiskinan

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat diwawancarai sejumlah wartawan di Gedung DPRD Pamekasan.

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam menyatakan bakal menerapkan teknik reaksi strategis dalam mengatasi masalah kemiskinan di daerah yang dipimpinnya, bukan dengan menggunakan teknik reaksi cepat.

Gagasan penerapan tersebut bukan tanpa alasan, sebab menyelesaikan persoalan kemiskinan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi membutuhkan kecermatan dan kematangan, sehingga sasaran program lebih efektif dan tepat sasaran.

“Jadi dalam mengatasi masalah kemiskinan itu bukan memakai teknik reaksi cepat, akan tetapi kita akan menerapkan teknik reaksi strategis,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Minggu (6/1/2019).

Langkah strategis yang dimaksudnya berupa beberapa tahapan yang harus dijadikan pertimbangan secara menyeluruh, mulai dari tahapan pemetaan, perencanaan, pembuatan program serta realisasi program. “Terkait masalah tahapan, nanti bisa dilakukan mulai dari hulu ke hilir,” ungkapnya.

Sementara program strategis bisa berupa pemberdayaan ekonomi yang berpihak pada kepentingan masyarakat. “Warga kurang mampu tidak baik kalau hanya diberi uang, itu tidak cocok. Seharusnya dilakukan bimbingan bagaimana mereka berusaha dan berikhtiar melalui program yang kita gagas, sehingga dengan sendirinya mereka akan bangkit dan mandiri,” jelasnya.

Gagasan 10 ribu pengusaha baru dinilai sebagai langkah strategis dalam pengentasan kemiskinan secara bertahap selama lima tahun kedepan. “Jadi program 10 ribu pengusaha baru bakal menjadi solusi konkrit dalam pengentasan kemiskinan di Pamekasan, pengusaha bisa dibangkitkan dari desa sesuai dengan potensi masing-masing,” tegasnya.

“Juga ada gagasan program pemberdayaan lain, salah satunya setiap toko modern atau pusat perbelanjaan di Pamekasan, nanti diwajibkan menyediakan minimal 25 persen barang dagangan produk unggulan hasil produksi masyarakat atau usaha kecil menengah yang ada di Pamekasan,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar